Lebanon dan Rusia Ancam Tembak Jatuh Pesawat AS dan Israel

Jakartagreater  – Lebanon bersama Rusia mengancam Amerika Serikat dan Israel akan menembak jatuh pesawat dari kedua negara yang secara ilegal menginvasi wilayah udara Timur Tengah.

Ancaman itu terlontar setelah Lebanon Serius memikirkan kemungkinan kerja sama militer dengan Rusia untuk mengambil tindakan kepada AS dan Israel. Dirilis Sputnik pada Minggu 7 Juni 2020.

Para pemimpin negara Lebanon dapat mulai membeli dari Rusia sistem pertahanan udara yang dihasilkan (pertahanan udara) dan jarak menengah.

Pakar militer Amin Ahtaita, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan staf kantor berita Sputnik, serangan minggu ini dari pasukan pertahanan Israel – bukan yang pertama; untuk pemboman Suriah- mereka telah menggunakan wilayah udara Lebanon, karena Damaskus telah memulihkan platform untuk pertahanannya.

Menurutnya Lebanon tidak memiliki sarana semacam itu, untuk dapat mengendalikan wilayah udaranya sendiri. Karena pasukan mereka di negara bagian ini sehubungan dengan dua faktor : sumber daya keuangan yang tidak mencukupi dan intervensi Washington.

“AS dan sekutunya, terutama Israel mencegah Lebanon memasuki pasar senjata internasional dan memperoleh sistem pertahanan udara. Washington menekan Lebanon, tidak memberinya kesempatan untuk menerima tawaran dari negara-negara seperti Rusia, Cina dan Iran, dalam menyediakan dana ini, karena berupaya menjaga wilayah udaranya terbuka bagi agresi Israel “, menginformasikan surat kabar online Lebanon” Berita Al-Masdar ”, merujuk pada kata-kata ahli militer.

Terlepas dari kenyataan bahwa Lebanon telah lama mempertimbangkan pembelian dari Rusia beberapa kompleks, termasuk Rudal dan iklan senjata “Pantsir-s” sebelum langkah-langkah signifikan ke arah ini bahwa pemerintah tidak dilakukan. Sekarang pertanyaan ini dianggap negara Timur Tengah cukup aktif.

Sharing

16 pemikiran pada “Lebanon dan Rusia Ancam Tembak Jatuh Pesawat AS dan Israel”

  1. Mau menembak jatuh dgn apa,AU lebanon sendiri tdk memiliki jet tempur sedangkan AD lebanon hanya memiliki manpads strella dan meriam zu 23 buatan uni soviet.pd intinya wilayah udara lebanon adlh zona terbang bebas bagi siapapun.

  2. Gak mungkin Lebanon mau kerjasama dg Rusia. Susah. Apalagi mau nembak jatuh pespur USA Ama Israel.

    Orang Rusia sendiri gak berani nembak pespur USA Ama Israel, kalo pespur Rusia yg kena tembak sih iya. Apalagi kalo kena tembaknya di pangkalannya sendiri. Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh Hhhhhhhhhhhh

  3. Tiada mungkin lebanon bs menembak jatuh jet tempur asing apapun dr wilayah udaranya lagipula membeli sistem hanud uangnya darimana mengingat saat ini lebanon menghadapi krisis politik, krisis ekonomi ditambah bonus pandemi covid 19.

  4. Sulit bagi Lebanon untuk membeli AlUtSisTa made in Rusia atau apapun…
    Walaupun ada duit untuk beli…
    Sebab ..kelihatan nya harus lewat persetujuan USA dan Israel untuk beli AlUtSisTa..
    Mungkin karena itu Lebanon hanya punya AlUtSisTa ringan bekas ex USA atau Israel ..
    Ada kemungkinan itu bisa terjadi pada ..TNI .kalau tidak bisa tegas pada USA.

Tinggalkan komentar