Benarkah FC-31 Akan Menjadi Pesawat Tempur Berbasis Kapal Induk China?

Jakartagreater – Setelah ilustrasi jet tempur siluman FC-31 China muncul dalam video perekrutan calon pilot untuk Angkatan Laut People’s Liberation Army (PLA), spekulasi meningkat bahwa pesawat siluman itu bisa menjadi jet tempur generasi baru berbasis kapal induk Tiongkok, lansir Global Times.

Program rekrutmen pilot PLA Navy untuk tahun 2020 baru-baru ini dimulai, dengan para siswa dari seluruh negeri dikumpulkan untuk menjalani serangkaian tes kualifikasi di Zhengzhou, Provinsi Henan, China Tengah, lapor penyiar China Central Television (CCTV) pada hari Rabu lalu.

Baca Juga:

Turki Memulai Pembangunan Korvet Project MILGEM Pakistan

Pengembangan Drone Siluman Okhotnik Dijamin Asuransi

Angkatan Udara AS Rancang Drone Tempur Dogfight Melawan Pilot

Tes tahun ini menampilkan lebih banyak subjek berdasarkan pengalaman tahun lalu dan juga akan menjadikan pencegahan dan pengendalian virus COVID-19 sebagai prioritas.

Laporan CCTV menampilkan video yang memperlihatkan persyaratan untuk melamar program perekrutan tersebut, di mana juga ditampilkan gambar kartun seorang pilot yang duduk di jet tempur FC-31.

Pengamat militer Tiongkok berspekulasi bahwa ini adalah petunjuk resmi lain bahwa FC-31 mungkin menjadi jet tempur generasi berikutnya untuk kapal induk Tiongkok.

Menurut situs web program rekrutmen pilot PLA Navy, taruna pilot akan belajar selama lima tahun sebelum bisa dinyatakan lulus.

Dalam lima tahun ini, FC-31, yang masih dalam pengembangan, dapat menyelesaikan modifikasi yang diperlukan dan bergabung dengan PLA Navy, karena kapal induk ketiga Tiongkok yang lebih maju juga dapat ditugaskan sekitar waktu itu, menurut pengamat.

Gambar kartun perekrutan calpn pilot PLA Navy (image : Screenshot dari China Central Television)

Pengamat lain menyatakan ragu seberapa besar gambar kartun tersebut mencerminkan rencana Angkatan Laut PLA. Mereka mengatakan video tersebut kemungkinan dibuat oleh media CCTV dan bukan Angkatan Laut, dan itu bisa jadi hanya gambar acak.

Dikembangkan secara independen oleh Perusahaan Aviation Industry Corporation of China ( (AVIC), FC-31 adalah jet tempur multi-peran bermesin ganda dan berkursi tunggal untuk pasar ekspor, tetapi desas-desus tetap menyatakan akan ditugaskan juga ke dalam militer China.

Foto-foto terbaru yang beredar di media sosial Cina menunjukkan FC-31 telah melakukan penerbangan uji baru ketika satu prototipe dicat dalam lapisan warna abu-abu perak baru, kata laporan.

Fu Qianshao, seorang pakar pertahanan udara Tiongkok, mengatakan kepada Global Times bahwa pengembangan FC-31 tampaknya membuat kemajuan pesat, dan ia berharap pada akhirnya akan bertugas di PLA.

Pengembangan FC-31 akan berlanjut, dan modifikasi kemungkinan akan dilakukan berdasarkan penerbangan uji, termasuk pemasangan mesin baru dan perangkat lainnya, kata Fu.

Sharing

Tinggalkan komentar