Belanja Mewah Alutsista Mesir (5)

Jakartagreater – Militer Mesir sedang bersiap-siap untuk menerima dalam jumlah besar persenjataan canggih dari Rusia dan Italia. Salah satunya adalah pesawat tempur Sukhoi-35 Rusia yang dijuluki “Russian Snake” atau “Queen of Fighters”, lansir Almasdarnews.

Kesepakatan ini adalah yang paling menonjol selain kesepakatan pembelian fregatt FREMM dan pesawat tempur Typhoon, karena kekuatan jet tempur buatan Rusia ini, merupakan petarung paling kuat dari tipe ini di dunia.

Baca Juga:

Angkatan Udara AS Rancang Jet Tempur dengan Metode Baru

Jet F-22 AS Kawal Pembom Tu-95M Rusia

Laporan mengonfirmasi bahwa Rusia telah memulai produksi pesawat tempur Su-35 untuk Mesir, menurut kontrak yang ditandatangani dengan Kairo. Sebuah dokumen yang diterbitkan oleh situs web resmi dari kontrak dan tender pemerintah Rusia, mengungkapkan tender terkait kontrak untuk memasok beberapa sambungan listrik dan kabel yang akan memasuki pembuatan senjata baru untuk Mesir. Dokumen itu menyatakan bahwa kontrak tersebut dibuat antara Rosoboronexport dan pihak Mesir pada 2018.

Su-35 merupakan ancaman bagi pesawat tempur Barat dalam pertempuran udara, karena merupakan generasi 4+ dan dapat bersaing dengan pesawat tempur seperti F-15 Eagle, F-18 Hornet dan bahkan F-35.

Pesawat tempur buatan Rusia itu dilengkapi rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan dari semua jenis, rudal anti-kapal, dan bom berpemandu laser, serta meriam 30-mm yang dilengkapi dengan 150 peluru.

Ditempat lain, agen Italia ANSA mengkonfirmasi bahwa pemerintah Italia telah menyetujui kontrak untuk menjual dua fregat “FREMM Bergamini” yang diproduksi di Italia.

Agen itu mencatat bahwa kesepakatan dicapai pada hari Minggu, setelah seruan berkepanjangan antara Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, yang mencakup diskusi tentang masalah Libya dan beberapa topik lainnya.

Sumber yang sama mengkonfirmasi bahwa keputusan tersebut sudah dibagikan dengan manajemen senior Fincantieri Marine Industries and Shipbuilding.

Kontrak tersebut mencakup 4 fregat yang akan dibangun khusus untuk Mesir, 20 kapal pesisir multi-tasking dan transfer teknologi untuk konstruksi lokal di Mesir.

Menurut kontrak, militer Mesir juga akan dilengkapi dengan 24 pesawat tempur Eurofighter Typhoon, 24 jet latih / tempur ringan M-346 serta satelit untuk pengintaian dan radar pencitraan.

Sharing

Tinggalkan komentar