Perakitan Prototipe KF-X Ditargetkan Selesai Akhir 2020

Jakartagreater.com – Perakitan terakhir pesawat tempur generasi terbaru KF-X Korea Selatan akan selesai pada akhir tahun ini, lansir Defenseworld.

Pada hari Rabu, pabrikan Korea Aerospace Industries (KAI) mengatakan saat ini pihaknya sedang merakit setiap bagian atas, tengah dan bawah dari badan pesawat jet.

Baca Juga:

Jet Tempur Tiongkok Dekati Taiwan Saat Pesawat Militer AS Terbang Melintas

Beli Tambahan F-16 Block 70, Bulgaria Ingin Jual MiG-29

Swedia Sukses Uji Tembak Torpedo Ringan Canggih

Rencana Israel Caplok Wilayah Palestina Picu Provokasi dan Kekerasan

“Untuk memperkenalkan prototipe tahun depan, KAI menantikan perakitan akhir jet pada paruh kedua tahun ini,” kata seorang pejabat perusahaan seperti dikutip oleh The Korea Herald.

Pesawat multi-peran KF-X, proyek senilai US$ 7,4 miliar, sedang dirancang dan dibangun oleh KAI. Indonesia memiliki perjanjian dengan Seoul untuk membayar 20 persen dari biaya. Sebagai imbalannya, Jakarta akan mendapatkan prototipe dan hak untuk memproduksi pesawat tempur IFX di negara ini.

Pesawat KF-X akan menggantikan armada F-4D / E Phantom II dan F-5E / F Tiger II Korea Selatan. Program pengembangan dijadwalkan akan selesai pada tahun 2026, yang meliputi produksi 15 mesin uji F414 dan enam prototipe pesawat pada tahun 2021. Pengujian penerbangan akan dilakukan pada tahun 2023. 120 unit pesawat KF-X dijadwalkan akan produksi untuk angkatan bersenjata Korea Selatan .

Pada 4 Juni, pembuat mesin GE Aviation mengatakan mengirimkan mesin F414-GE-400K pertama ke KAI pada bulan Mei.

“Juga, kami telah menerima 15 mesin dari General Electric untuk menggerakkan enam prototipe, dengan masing-masing pesawat membutuhkan dua mesin. Tiga sisanya adalah suku cadang, ”pejabat itu menambahkan.

KAI memilih mesin F414-GE-400K pada Mei 2016. GE Aviation akan menyediakan 240 mesin produksi F414 plus suku cadang. F414 selama ini menjadi mesin untuk pesawat tempur F / A-18E / F Super Hornet, Saab JAS 39E / F Gripen dan pesawat tempur HAL Tejas Mark 2 India.

Jet tempur KF-X akan dilengkapi dengan avionik buatan Korea Selatan, sebagian besar dari LIG Nex1 dan Hanwha. Sistem Elbit Israel pada Februari mengatakan pihaknya memenangkan kontrak senilai US$ 43 juta untuk memasok sistem terrain following/avoidance untuk radar AESA (active electronically scanned array) yang sedang dikembangkan oleh Hanwha.

Untuk persenjataannya, Korea Selatan menandatangani kontrak dengan MBDA pada November 2019 untuk mengintegrasikan rudal udara-ke-udara Meteor, sementara Diehl-BGT juga dilaporkan akan menandatangani kontrak serupa untuk rudal IRIS-T. Bom berpandu laser Paveway, bom Joint Direct Attack Munition (JDAM) yang dipandu satelit dan amunisi CBU-105 Wind Corrected Munitions Dispenser buatanTextron juga akan terintegrasi pada jet tempur KF-X.

8 thoughts on “Perakitan Prototipe KF-X Ditargetkan Selesai Akhir 2020”

  1. Mohon maaf yg IFX blom bisa dirakit krn RI blom menuntaskan kewajibannya…..xicixicixicixi

    Rudalnya pake meteor, biar gak ribet urusannya….xicixicixicixi

      • Dulu sudah pernah dibahas, tapi lupa detilnya. Kalau gak salah ketentuan saat itu, diprototipe 1, kfx dan ifx sama, pada fase pengembangan prototipe berikutnya bisa beda. Kfx prototipe 1 tdk full siluman. Korsel akan kembangkan ke varian full siluman, dengan membangun weapon bay, sehingga nanti rudal disimpan di dalam badan KFX.

  2. Dalam pengembangan pespur siluman kelihatannya korsel tertinggal dr negara tetangganya cthnya saja cina dgn J 20 & FC 31 dan jepang dgn mitsubishi X2 shinshin.

    • tenang bang, saat pesawat KFX dah diproduksi masal kita tinggal beli saja dan itupun kalau ada wang, korea kan sohib dekat kita …. amanlah itu,
      partisipasi yang sekian persen kemarin bisa diubah jadi depe …kata sales Korea Aerospace Industries, tapi tak bisa ditarik lagi harus dibelanjakan barang2 Korea

Leave a Comment