Jet Tempur F-22 Intersep Bomber Tu-95 dan Su-35

Jakartagreater – Jet tempur siluman F-22 Amerika Serikat dari Komando Pertahanan Aerospace Amerika Utara, didukung oleh KC-135 Stratotankers dan E-3 Airborne Warning and Control System, berhasil melakukan 2 intersep terhadap pesawat Rusia yang memasuki Alaskan Air Defense Identification Zone, Rabu malam, 17 Juni 2020, dirilis situs media Kementerian Pertahanan AS.

Baca Juga:

Turki Uji Mesin Rudal Jarak Menengah Buatan Lokal

Hizbullah Ancam Bisa Serang Israel dengan Rudal Presisi

Jepang Deteksi Kapal Selam Diduga Milik China

Formasi pertama pesawat Rusia terdiri dari 2 pembom Tu-95, disertai oleh 2 Jet tempur Su-35 dan didukung oleh pesawat peringatan dini dan kontrol udara A-50.

Formasi kedua terdiri dari 2 Bomber Tu-95 yang didukung oleh A-50. Pesawat militer Rusia datang dalam jarak 32 mil laut dari pantai Alaska; Namun, tetap berada di wilayah udara internasional dan tidak pernah mereka memasuki wilayah udara kedaulatan Amerika Serikat.

Jet Tempur F-22 Cegat Bomber Tu95 Rusia, 17-06-2020. (@US DoD)

“Untuk kedelapan kalinya tahun ini, pesawat militer Rusia telah menembus Zona Identifikasi Pertahanan Udara Kanada atau Alaska kami dan setiap kali pasukan NORAD siap untuk menghadapi tantangan ini,” kata Jenderal Terrence J. O’shaughnessy, Komandan NORAD.

Baca Juga:

Jerman akan Upgrade Typhoon dengan Radar AESA Captor-E

India akan Beli MiG-29, Su-30 di Tengah Ketegangan dengan Cina

Iran Luncurkan Rudal Darat ke Laut Terbaru

“Terlepas dari pandemi COVID-19, NORAD terus-menerus memonitor pertahanan di utara untuk negara kami dan operasi kami menjelaskan bahwa kami akan melakukan upaya pertahanan tanah air 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun.”

NORAD menggunakan jaringan pertahanan radar, satelit, dan pesawat tempur berlapis untuk mengidentifikasi pesawat dan menentukan respons yang sesuai. Identifikasi dan pemantauan pesawat yang memasuki ADIZ AS atau Kanada menunjukkan bagaimana NORAD menjalankan misi pengawasan kedirgantaraan dan kontrol kedirgantaraannya untuk Amerika Serikat dan Kanada.

Operation NOBLE EAGLE adalah nama yang diberikan untuk semua misi kedaulatan udara dan pertahanan udara di Amerika Utara. NORAD adalah perintah binasional yang berfokus pada pertahanan AS dan Kanada. Respon terhadap potensi ancaman kedirgantaraan tidak membedakan antara kedua negara, dan memanfaatkan kekuatan dari kedua negara.

Baca Juga:

Turki Uji Mesin Rudal Jarak Menengah Buatan Lokal

Hizbullah Ancam Bisa Serang Israel dengan Rudal Presisi

Jepang Deteksi Kapal Selam Diduga Milik China

Sharing

4 pemikiran pada “Jet Tempur F-22 Intersep Bomber Tu-95 dan Su-35”

  1. “… dan operasi kami menjelaskan bahwa kami akan melakukan upaya pertahanan tanah air 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun.” Ane tahu pak jendral, sehari ada 24 jam, setahun 365/366 hari .. Jenderal Terrence J. O’shaughnessy, Komandan NORAD pintar sekali membuat laporan sambil juga memberi tahu pada khalayak tentang jumlah waktu harian ada 24 jam, mingguan ada 7 hari sampai jumlah hari dlm tahunan bla bla bla.
    Namun hebat juga NORAD dlm mengawasi wilayah udaranya sampai detil bisa melihat bomber tua Rusia yg keluyuran mendekati wilayah pengawasan udara (ADIZ) paman Sam dan Kanada dan kemudian memberikan respon yg sepadan …

  2. Di menit ke 0:22 si Raptor terlihat ngacir waktu liat dibelakang TU-95 ada SU-35 yg lg nyamperin……xicixicixicixi

    Tercirit birit lg ngacir spt waktu di Suriah….kok kaya dek lincreet aja ikut2an keciriiit…xicixicixcixi

Tinggalkan komentar