Su-57 akan Menjadi Tandem Su-35

Jakartagreater.com – Pesawat siluman Su-57 Rusia akan mengendalikan sekelompok pesawat tempur garis depan Su-35 dalam eksperimen tim yang dirancang untuk berfungsi sebagai ‘swarm’ dalam misi serangan terkoordinasi, lansir Defenseworld.

Baca Juga:

Rusia Segera Pamerkan Tiga Jenis Sistem Pantsyr

Selain Jet Tempur, India Butuh Tank T-90 dan Kapal Selam Kilo Rusia

Pasukan Gunung India Dikerahkan, Kuasai Medan Terjal Bersalju

“Eksperimen dilakukan dalam kondisi pertempuran nyata. Sekelompok pesawat tempur Su-35 terlibat dalam kawanan itu, peran pesawat komando dan kontrol dilakukan oleh Su-57,” rilis kantor berita TASS – mengutip sumber-sumber dari industri milter Rusia. ‘

Sumber menjelaskan kepada TASS bahwa penggunaan “gerombolan” pesawat tempur yang beroperasi dengan satu informasi terintegrasi, secara signifikan meningkatkan efisiensi misi tempur, namun tempat dan tanggal percobaan tidak diinformasikan.

Laporan itu tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘kondisi pertempuran sesungguhnya’. Apakah gerombolan jet tempur itu diuji dalam kondisi pertempuran simulasi di Rusia atau di Suriah di mana Rusia sebelumnya telah melakukan beberapa percobaan taktis yang melibatkan Su-57.

Baca Juga:

Armada F-22 Raptor AS Kekurangan Mesin

Yunani dan Israel Kerja Sama Bangun Korvet Themistocles Class

Wow, Dua Carrier Strike Group AS Beroperasi di Laut Filipina

Rusia memiliki kehadiran militer yang cukup besar di Suriah dan mengendalikan dua pangkalan militer dan menguasai angkasa yang dilindungi oleh sistem pertahanan udara. Selain itu, pesawat pengintai asing dan pesawat tempur pesaing secara teratur terbang di Suriah atau dekat wilayah udara Suriah yang bisa menjadi ‘pesawat target’ untuk percobaan berkelompok.

Selama percobaan, pertukaran informasi antara pesawat tempur dilakukan secara real time: sistem kontrol informasi dari setiap pesawat tempur secara otomatis memproses data dari sensornya sendiri dan sensor dari pesawat lain yang memberikan gambaran ruang pertempuran yang lebih luas dan lengkap. Pesawat komando dan kontrol kemudian juga memandu jalannya pertempuran.

Sementara Su-57 diperkirakan tidak akan memperkuat angkatan udara Rusia hingga tahun 2022, pabrikannya memastikan bahwa jet siluman ini memiliki kemampuan setara dengan jet siluman buatan Barat terbaik seperti F-35 dan F-22 pada saat memasuki layanan. Fitur lain yang sedang dipelajari adalah membuat pesawat yang mengendalikan sekelompok drone.

Baca Juga:

Setelah Kowsar, Iran Siap Bangun Jet Tempur Baru

Sukhoi Su-30 Rusia Cegat Pesawat Pengintai AS

Maroko Segera Terima 24 Helikopter Apache AH-64E

Sharing

9 pemikiran pada “Su-57 akan Menjadi Tandem Su-35”

  1. Waahhh…ini lebih seru tanden SU-57 dan SU-35 akan diuji lg pd pertempuran sesungguhnya di Suriah menghadapi gerombolan jet tempur NATO.

    Sebelumnya SU-35 telah diuji di Suriah dan berhasil membuat tunggang langgang, pontang-panting tercioort biriiit nya F-22 Raptor AS spt dek lincreet ciriiit biriit, dan SU-57 jg sdh sukses diuji coba menghadapi hanud Patriot tercanggih buatan AS di Irak. Dng hasil membungkam hanud Patriot tanpa reaksi. Seolah hanud Patriot di ayam-ayamkan saja dan hanya dipandang sebelah mata oleh SU-57….xicixicixicixi

    Inilah penyebab hanud Patriot diusir dr Arab Saudi, setelah masalah pertama gagal menghadang drone Houti….xicixicixicixi

  2. Rusia mengupgrade su57 awal menjadi su57 super shukoi bukan untuk mengimbangi f35 dan f22 tp untuk bener2 mendominasi, dr kemampuan siluman, kemampuan manuver, kemampuan menggotong senjata yg lebih banyak, sistem avionic yg bener2 bisa membunuh pespur siluman lawan, kecepatan yg jauh lebih cepat dr lawan2nya,,mereka telah selesai mengembangkan sistemnya tinggal mengimplikasikannya saja, ada sedikit perubahan pada rak senjata yg otomatis sedikit merubah desain bagian perut sehingga mereka bisa jamin 2022 paling lama akan uji terbang, dan ini bisa saja lebih cepat bila solusi desain perut su57 super shukoi diselesaikan lebih cepat,,,bila su57 super shukoi ini di duetkan dengan su35 ini bener2 sangat mengerikan apalagi bila mesin dan sistem avionic su35 jg memakai mesin dan sistem avionic yg digunakan su57 super shukoi’ semua lawan hanya bisa ngacritttt,,,ini bener2 duet maut.

  3. Ada duet yg lebih hahar lg lai tungkir.
    Duet ngebor gatol dan lincreeet. Yg satu doyan ngepot empot2an yg satu doyan mecreet tercirit …..xicixicixicixi

    Duet fenomenal antara suhu dan murid yg padu banget saling melengkapi. Sang suhu pakar bidang kasir minimarket dan sang murid pakar tukang roti bantet……xicixicixicixi

    Tp skrng si mbah gatol gak berani main dimari lg, soalnya selalu dibuat babak belur tekepot-kepot. Dia betah disebelah biar gak terlalu tragis klo toh babak belur jg katanya…..xocixicixi

    Klo muridnya yg lulusan PAUD cari aman dng cara pake ID kloningan. Jd bisa ngeles klo babak belur…..xicixicixicixi

  4. Rusky@ kalau agato wawasannya masih boleh lah tp si luntang lantung ini modal nyolot ngegas yg penting ngetrol’ ujung2nya ngumpat lawannya, yg parahnya pakai akun banyak untuk membenarkan kebodohan dia’ aku heran kenapa dia melakukan hal2 bodoh itu padahal itu gk akan merubah dia menjadi pintar, itu sama aja buat dirinya se olah2 pintar tp bodoh,,,,kalah debat itu biasa karena debat gk akan selamanya jg kita bisa menang apalagi kita bisa aja kepeleset ngomong jd kenapa harus malu saat kalah’ anggap aja hitung2 nambah ilmu, kan masih ada kesempatan tuk membalas kekalahan paling tidak tunggulah saat yg ngalahkan kita itu terpeleset ngomongnya baru dibalas karena manusia no body perfect dan pasti ada saatnya hilap,,,cocok aja si luntang lantung namanya ku buat karena pengen menang tp maksa modal nyolot ujungnya luntang lantung kwkwkwkwkkk

  5. Hedewww,,,kok ada ya manusia muka batu???? Gk tau apa yg dia komentari yg penting nyerocos,,,,,mending bahas tu artikel, kalau emang pengen mendikte duet su57 dan su35 tolong dijabarin apa ya yg menjadi kekurangannya menurut ente, silahkan dijabarin,,,waktu dan ruang dipersilahkan bagi yg mengaku ngaku master.

Tinggalkan komentar