Dua Kapal Perang Baru Perkuat Lantamal VI

Jakartagreater¬† –¬† Dua kapal perang baru, Kapal Angkatan Laut (KAL) Talise II-6-65 dan KAL Manakarra II-6-66 memperkuat patroli keamanan laut di jajaran Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:

Armada F-22 Raptor AS Kekurangan Mesin

Yunani dan Israel Kerja Sama Bangun Korvet Themistocles Class

Wow, Dua Carrier Strike Group AS Beroperasi di Laut Filipina

Penyambutan kedua KAL dilakukan pada Selasa 30-6-2020 di Dermaga Layang Mako Lantamal VI, dirilis Situs TNI AL.

Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas bersama sejumlah pejabat Lantamal VI menyambut kedatangan kedua kapal perang tersebut. Menurut Komandan Lantamal VI, kedua Kapal perang ini merupakan produksi dalam negeri.

“Dua Unit Kapal perang yaitu KAL Talise II-6-65 untuk Lanal Palu dan KAL Manakarra II-6-66 untuk Lanal Mamuju tersebut merupakan buatan dalam negeri dari PT. Palindo Marine Shipyard Batam,” ujar Komandan Lantamal VI.

Baca Juga:

Rusia Segera Pamerkan Tiga Jenis Sistem Pantsyr

Selain Jet Tempur, India Butuh Tank T-90 dan Kapal Selam Kilo Rusia

Pasukan Gunung India Dikerahkan, Kuasai Medan Terjal Bersalju

Kedua kapal perang memiliki spesifikasi :

  1. Panjang 28,98 meter.
  2. Lebar 6,20 meter.
  3. Berat 90 ton.
  4. Kapal tersebut memiliki kecepatan maksimal 28 knots.
  5. Kecepatan jelajah 18 knots.
  6. Membawa ABK sebanyak 15 orang.
  7. Mampu berlayar selama 3 hari.

Untuk persenjataan kedua kapal perang tersebut dilengkapi meriam Rheinmetall 20 MM 1 pucuk di haluan dan meriam 12,7 MM 2 pucuk di geladak isyarat, jelas Komandan Lantamal VI.

KAL Talise II-6-65 yang dikomandani Lettu Laut (P) Feriyanto akan memperkuat Lanal Palu dan KAL Manakarra II-6-66 yang dikomandani Kapten Laut (P) B.Wiratama akan bertugas di Lanal Mamuju yang merupakan Pangkalan TNI AL jajaran Lantamal VI Makassar.

Turut hadir dalam penyambutan: Wadan Lantamal VI, Para Asisten Danlantamal VI, Dansatrol Lantamal VI serta sejumlah Kepala Dinas dan Kasatker Lantamal VI.

Sharing

4 pemikiran pada “Dua Kapal Perang Baru Perkuat Lantamal VI”

  1. Ada baiknya sebelum nyinyir dipahami dulu fungsi KAL, KAL adalah kapal pendukung patroli terbatas yg beroperasi di sekitar pesisir jd buat apa endurens yg lama???? Persenjataannya jg terbatas karena fungsinya pun sebagai kapal patroli terbatas karena biasanya KAL digunakan untuk menghadapi perompak dan penyeludup tp bukan berarti tidak bisa di instal menggunakan rudal’ bila keadaan situasi darurat perang KAL bisa di instal membawa rudal untuk dukungan penuh mempertahankan wilayah pesisir dan semakin banyak memiliki KAL untuk pertahanan pesisir itu semakin baik karena kwantitas sangat dibutuhkan dalam strategi bertahan, buat apa kapal besar2 untuk bertahan di pesisir tp kwantitasnya minim??? indonesia memiliki 317 unit KAL dan ini akan terus bertambah agar kwantitasnya semakin baik karena doktrin TNI adalah defensip, pastinya ada rencana kedepan untuk mempersenjati KAL dengan rudal, doktrin menggunakan armada seperti KAL ini untuk pertahanan pesisir jg telah diterapkan iran.

  2. ni kapal mestinya sangat lincah tapi juga gampang ngumpet untuk melakukan serangan dadakan, sangat mungkin dipasangi Tetral Mistral atau Spike, awak kapal bawa bekal ATGM Javelin bisa sangat lumayan merepotkan buat para penyusup yang didaratkan dari helikopter atau kapal selam yg biasanya buang sauh di dekat pantai tuk kirim regu perintis, salah2 rusak berat kapal selam kalau disengat spike atau javelin

Tinggalkan komentar