India akan Akusisi Bom SPICE 2000 dan Rudal Jelajah SCALP

Jakartagreater.com – Ketika pertikaian dengan China di perbatasan Ladakh masih memanas, pemerintah India melakukan pembelian darurat sistem senjata untuk tiga Angkatan bersenjatanya.

Angkatan Udara India dilaporkan berencana untuk membeli lebih banyak bom Spice-2000 dari Israel untuk tujuan menghancurkan bunker dan bangunan, lansir The Week.

Baca Juga:

Upgrade Mutakhir, MiG-29 India yang Tidak Pernah Tua

Rusia Bantah Washington Dapat Membeli Sistem S-400 Turki

SPICE merupakan kependekan dari Smart, Precise Impact and Cost-Effective, adalah kit panduan dan manuver yang diproduksi oleh Rafael Israel. Kit SPICE menambahkan sistem panduan canggih — yang terdiri dari navigasi inersia, panduan satelit, dan sensor elektro-optik untuk ketepatan akurasi — dan mengontrol sirip pada bom konvensional. SPICE mengubah bom ‘gravitasi’ konvensional menjadi bom presisi canggih yang dipandu jarak jauh.

Kit SPICE-1000, yang tersedia untuk bom 500kg, memiliki jangkauan luncur hampir 100km, sedangkan SPICE-2000 (dirancang untuk bom 1.000kg) memiliki jangkauan luncur sekitar 60km. Walaupun bom yang dipandu laser lebih murah daripada SPICE dan juga seakurat SPICE, tetapi kumpulan awan dan cuaca buruk cenderung menurunkan kinerjanya, dan juga bom yang dipandu laser biasanya memiliki jangkauan hanya sekitar 15 km.

Jangkauannya yang panjang membuat bom pintar SPICE cocok untuk menghantam target yang terlindungi pertahanan udara. China mengoperasikan berbagai sistem pertahanan udara yang kuat, termasuk S-300 Rusia dan S-400 yang lebih baru serta platform buatan dalam negeri.

Baca Juga:

Su-30SM Belarusia Kini Siap Tempur

Qatar Kemungkinan Tambah Pembelian F-15QA Hingga 48 Unit

F-16 Amerika Serikat Jatuh, Pilot Dilaporkan Tewas

Dilaporkan pesawat tempur Su-30MKI juga akan dilengkapi dengan bom SPICE-2000 Israel, untuk membuat jet tempur lebih kuat. Su-30MKI merupakan pesawat tempur terpenting Angkatan Udara India, dengan jumlah hingga 250 unit. Dengan berat lepas landas maksimum lebih dari 35 ton, dua kali lipat dari Mirage-2000, satu Su-30MKI dapat membawa setidaknya tiga bom SPICE-2000, sehingga memberikan fleksibilitas operasional yang besar.

Senjata SPICE bukanlah satu-satunya senjata yang akan memperkuat kemampuan serangan darat Angkatan Udara India. Awal pekan ini, The Print melaporkan bahwa Prancis telah mengirim rudal udara ke udara Meteor dan rudal jelajah Scalp, yang keduanya akan mempersenjatai jet tempur Rafale Angkatan Udara India.

Scalp adalah rudal jelajah yang diproduksi oleh konsorsium pertahanan Eropa MBDA. Scalp yang dirancang di Prancis, beratnya sekitar 1.300 kg. Menurut MBDA, Scalp memiliki jangkauan 250km, meskipun laporan media mengklaim senjata itu bisa mencapai jarak dua kali lipat.

Baca Juga:

Mengenal Kokpit F-15C, Jet Tempur yang Tidak Terkalahkan

Korea Selatan Kembangkan Rudal Udara-ke-Permukaan Supersonik untuk KF-X

Jet Tempur Generasi Baru China Dijadwalkan Terbang Perdana 2021

Seperti SPICE-2000, Scalp menggunakan berbagai opsi panduan — GPS, navigasi inersia, pencari infra merah, dan referensi medan. Scalp juga memiliki fitur stealth dengan mengurangi paparan intake udara dan terbang pada level yang sangat rendah untuk menghindari deteksi radar. Scalp telah diiklankan sebagai yang mampu menghancurkan target tetap “bernilai tinggi” seperti pusat komando, kontrol pertahanan udara dan bunker.

Rudal Scalp dan turunannya dari Inggris, Storm Shadow, telah digunakan dalam berbagai konflik dalam dua dekade terakhir, termasuk invasi ke Irak dan serangan udara ke Libya dan Suriah. Selain pasukan udara Perancis dan Inggris, rudal Scalp dan Storm Shadow telah diekspor ke Yunani, Arab Saudi dan Qatar.

Rafale dapat membawa dua rudal Scalp, bersama dengan tiga tangki bahan bakar besar, dalam konfigurasi serangan jarak jauh. Seiring dengan rudal Brahmos yang diluncurkan udara, Scalp akan menjadi rudal ‘deep strike’ pertama dari Angkatan Udara India. Namun, dalam konfigurasi saat ini, Brahmos terlalu berat dan satu Su-30 MKI hanya dapat membawa satu rudal.

Penambahan lebih banyak amunisi SPICE dan rudal jelajah Scalp sangat penting bagi Angkatan Udara India, mengingat pertumbuhan pesat armada tempur Tiongkok dan juga pengembangan rudal jelajah yang diluncurkan melalui udara. Armada pembom H-6 China sedang dilengkapi dengan rudal seperti CJ-20, yang diperkirakan memiliki jangkauan lebih dari 1.000 km.

Sharing

3 pemikiran pada “India akan Akusisi Bom SPICE 2000 dan Rudal Jelajah SCALP”

Tinggalkan komentar