Su-35 Andalan Rusia Intersep Pesawat Asing

Jakartagreater – Radar Rusia mendeteksi target di wilayah udara internasional di atas perairan netral Laut Jepang. Pesawat itu menuju wilayah udara kedaulatan Rusia.

Akibatnya, Jet tempur Rusia dari Distrik Militer Timur bergegas untuk mencegat sebuah pesawat pengintai AS di atas Laut Jepang, ujar Kementerian Pertahanan Rusia kepada wartawan pada hari Sabtu, 11 Juli 2020, dirilis TASS.

Radar Rusia mendeteksi target di wilayah udara internasional di atas perairan netral Laut Jepang. Pesawat itu menuju wilayah udara kedaulatan Rusia.

“Sukhoi Su-35S dan MiG-31BM [jet tempur] dari pasukan pertahanan udara Distrik Militer Timur yang bertugas bergegas untuk mengidentifikasi dan mencegat target di udara. Setelah mendekati target, mereka mengidentifikasinya sebagai pesawat pengintai strategis RC-135, Angkatan Udara AS, “kata kementerian itu, sambil menambahkan bahwa jet tempur itu mengawal pesawat mata-mata pada jarak yang aman.

Pesawat pengintai strategis RC-135, Angkatan Udara AS. (@ Ministry of Defence of the Russian Federation)

Kementerian Pertahanan Rusia menunjukkan bahwa setelah pesawat pengintai strategis Angkatan Udara AS melakukan putar balik dan terbang menjauh dari wilayah udara kedaulatan Rusia, jet tempur Rusia kembali ke pangkalan udara rumah mereka.

“Semua penerbangan [pesawat tempur] Angkatan Udara Rusia berlangsung sesuai dengan aturan wilayah udara internasional,” tambah kementerian itu.

Sharing

4 pemikiran pada “Su-35 Andalan Rusia Intersep Pesawat Asing”

  1. Sebenarnya yg sangat betel prupen itu SU-27 Rusia yg paling ditakuti pespur NATO. Diantara yg telah menjadi korban keganasan SU-27 Rusia adalah F-18 dan F-15.

    Sang kakak aja sdh sangat ganas spt itu apalagi sang adik (SU-35) yg jauh lebih modern teknologinya.
    Jd sangat wajar saja jika pesawat NATO bertemu SU-35, langsung lari tunggang langgang pontang panting kabur krn dipastikan tidak mampu menandingi.

  2. [email protected] banyak loh fans boy asu yg jauh lebih tendensius, kenapa kamu gk pertanyakan ketendensiusan mereka???? Pengalamanku saat ketemu adu argumen dengan para fans boy asu mayoritas itu ibarat maling teriak maling persis seperti sifat negara junjungannya yaitu asu yg hoby teriak2 kemanusiaan tp realitanya asu lah pembantai no 1 dalam kurun 50 tahun ini,,,wajar aja bila seseorang tendensius terhadap realita, bangga dong bila kita jd pengagum sebuah produk militer yg realitanya produk punya detern yg gahar meski pun berusaha ditutup tutupin para fans boy asu dengan mengatakan produk rusia teknologi jadul, kalau emang jadul kenapa asu dan nato lebay banget khwatirnya dengan produk rusia seperti keluarga flanker dan s400 sampai2 us mewanti wanti dengan caatsa bagi negara lain yg membelinya’ barat jg melarang pengguna flanker menggunakan rudal meteor padahal belun tentu meteor sehebat teorinya,,santuy aja kali menanggapi orang yg bangga terhadap sebuah produk yg dia kagumi.

  3. Sepengetahuan saya Bung @Edohut ini kan bukan kemaren hadir di JKGR tp cukup lama jg walau karang aktif, namun gaya komennya kok msh sekelas dek lincreet yg urakan.
    Pahami dulu apa yg dimaksud oleh komen seseorang. Kalo gak paham, ente bisa pertanyakan. Jng berpikir amatiran. Nanti klo sdh dijelaskan bukannya nerima, malah tambah urakan lg komennya. Jd utk wong kancrut spt @ Edohut gak perlu di tanggapi.
    Krn kemampuan berpikirnya gak meningkat, hanya sekelas lincreet aja…..xicixicixicixi

Tinggalkan komentar