Tak Cukup Radar AESA, AS akan Lengkapi F-16 dan F-15 dengan Pod IRST

Jakartagreater.com – Angkatan Udara AS akan mengintegrasikan tabung pod Legion Lockheed Martin pada pesawat tempur F-15C dan F-16. Sistem ini memungkinkan jet tempur untuk mendeteksi panas inframerah pada mesin jet tempur musuh, tanpa perlu memancarkan sinyal dari radar pesawatnya, lansir Defense24.

Pod Legion adalah tabung IRST (Infra Red Search and Track) yang memungkinkan jet tempur untuk mencari, mendeteksi dan melacak target inframerah di udara. Pesawat-pesawat yang dilengkapi dengan pod Legion dapat “melihat” panas mesin musuh bahkan meski di medan yang penuh dengan gangguan elektromagnetik yang sangat kuat. Selain itu, jet tempur tidak perlu menyalakan radarnya sendiri untuk mendeteksi jet tempur musuh, yang membuatnya lebih silent tanpa diketahui jet musuh.

Amerika Serikat memutuskan untuk memasang pod Legion pada pesawat tempur F-15C dan F-16. Tahap pertama F-15C yang akan menerimanya terlebih dahulu. Beberapa waktu sebelumya, AS melakukan uji tembak rudal AIM-9X Sidewinder pada sebuah target dengan menggunakan sistem panduan IRST pod Legion.

Tahap kedua giliran jet tempur F-16 yang akan mengintegrasikan pod Legion. Sebelumnya uji coba pertama penggunaan pod IRST ini pada jet tempur F-16 telah ditangguhkan.

Meskipun Angkatan Udara AS akan diperkuat platform pesawat tempur baru, F-35A dan juga F-15EX, langkah-langkah integrasi dengan pod Legion tetap dilakukan untuk memperkuat kemampuan pesawat tempur yang sudah ada.

Meskipun armada F-15 dan F-16 akan mengganti radar yang lawas dengan radar teknologi AESA yang baru, namun perkembangan ancaman menjadikan Amerika Serikat akan memasang perangkat alternatif untuk mendeteksi target udara, seperti tabung pod Legion.

Sharing

7 pemikiran pada “Tak Cukup Radar AESA, AS akan Lengkapi F-16 dan F-15 dengan Pod IRST”

Tinggalkan komentar