Institut Rusia Ungkapkan Teknologi Baru untuk Deteksi Jet Siluman F-22

Jakartagreater.com – Sebuah lembaga Rusia telah menemukan cara untuk mendeteksi pesawat siluman musuh yang bersembunyi di wilayah udaranya dengan melacak “radar shadow” nya, lansir Defenseworld.

Jet tempur siluman seperti F-22 dan F-35 buatan AS menghindari radar dengan dua cara : bentuk pesawat yang memantulkan sinyal radar dan lapisan yang menyerap sinyal radar.

A.L. Mints Radiotechnical Institute Rusia sekarang memiliki solusi sederhana untuk mendeteksi pesawat semacam itu, dengan cara Memindai langit untuk mencari wilayah di mana tidak ada sinyal radar yang dapat ditemukan. Artinya, jet telah memantulkannya, atau lapisannya telah menyerapnya. Mengikuti “bayangan radar” ini akan memberi Rusia cara untuk menentukan lokasi dan kecepatan jet.

Baru-baru ini, sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia milik Turki dilaporkan berhasil mendeteksi jet F-22 dan F-35 yang terbang di atas Mediterania Timur dan Laut Hitam.

Sharing

14 pemikiran pada “Institut Rusia Ungkapkan Teknologi Baru untuk Deteksi Jet Siluman F-22”

  1. Bung Diego
    Ada koreksi sedikit

    ” Baru-baru ini, sistem pertahanan udara S-400 buatan Turki milik Rusia ”
    ———————————————————
    Seharusnya buatan Rusia milik Turki.

  2. Kita ini adalah negara terlucu atau apelah…bingung ngejelasinnya.udeh tau program mef,ngerti bagemana program harus konsisten dijalankan sampek kmna.kok malah…senang membeli penderitaan negara laen.hanya karna bujuk rayu airbus & bla bla…udeh tau pespur kluaran taon 2002 yg lalu( semua tehno nya udeh jadul walopun airframe terhitung mulus).berapa ongkos lgi yg harus dibayar untuk upgrade satu skuad pespur agar setara trench 3.harga bukan kaleng2 itu.bingung harus berkata apa…

  3. Yang lucu itu anda bung, tertanam di pikiran anda seolah di negara ini tidak ada satupun manusia yg punya Nasionalisme, yg pintar kalkulasi dll..
    Jadi di pikiran anda bangsa ini semuanya bodoh dan tidak punya nasionalisme dan hanya anda yg punya itu.
    Anda pikir pengambil keputusan itu kerja satu orang bukan kerja team?
    Anda pikir setelah itu di diskusikan di team dan di setujui, tidak ada atasan lain nya yg akan mengkoreksi dll ??
    Kita ini orang awam bung, kita tdk tahu apa yg terjadi di atas sana, lalu dgn ketidak pahaman itu kita menjudge seolah mereka sekumpulan org bodoh seperti anak kecil yg mudah di rayu dan di bodohi ??
    Ayolah berpikir jernih bung.
    Mungkin saja ada deal deal lain dgn Airbush untuk mendukung IFX dll dan tentu saja mereka sdh kalkulasi jika harus beli pesawat sekian banyak untuk dukungan airbush, lebih murah beli pesawat ini dan air bush stuju dan tentu saja mereka sdh berhitung Upgrade nya juga, toh kita gak paham apa yg sebenarnya terjadi.
    Diam dulu lah jika kita tdk tahu apa yg terjadi, kecuali kita sdh mendapat bukti ketika barang itu sdh sampai di negri ini.

  4. Begini lho dek, cara berpikirnya.

    Keunggulan membeli pespir bekas itu – Harga yg pasti sangat murat banget jauh dibawah harga baru.
    – Datangnya cepat, disaat2 sedang dibutuhkan.
    – Bisa diupgrade dng teknologi terkini, yg biaya upgradenya msh lebih murah ketimbang beli pespur baru.

    Semua kriteria itu tentulah sdh melalui proses penelitian barang yg dipilih. Ambil contoh kita beli F-16 block 52id yg refurbish dng biaya USD 750 jt dpt 24 unit. Jika beli baru dan lengkap hanya.spt 5 unit block 52 lengkap tp inden lama.
    Nah jika negara dlm kondisi siaga, maka keberadaan tambahan 24 unit dlm waktu cepat sangatlah membantu.
    Jd dng pembelian typhoon bekas Austria ini sangatlah tepat. Kalo harga barunya saja USD 124 jt/unit. Sementara jika beli punya Austria + upgrade ke fitur terbaru hanya USD 800 jt msh ditambah lifetime yg diperpanjang adalah keputusan bijak menurut hemat saya. Dng catatan selama proses stop gap kehadiran IFX yg masih sekitar 6 tahun lg.
    Toh nantinya rudal yg akan digotong IFX sama dng rudal yg digotong typhoon.

    Jd keputusan mengakuisisi F-16 blok 52id bekas AD & Typhoon bekas Austria selama menunggu IFX produksi sekala penuh adalah leputusan yg bagus.

  5. Apa beda nya dengan radar pasive Vera Ng dari Ceko yang sudah kita punya ??
    Radar seperti ini memang mungkin bisa untuk deteksi F22, tapi hanya untuk deteksi saja.

    Digunakan untuk targeting tetap tidak bisa/sulit dilakukan terhadap Raptor.
    Masih ada kendala lanjutan yaitu jenis missile apa yang akan digunakan ? Guidance missile apa ?

    Artikel di atas bukan wacana baru jika hanya mengenai “Deteksi” saja, bukan “targeting”

  6. Vera Ng kan radar pasif, cuma bisa deteksi klo pesawat tsb mengeluarkan emisi gelombang elektromagnet, tp klo mereka terbang tanpa nyalain radar dkk ya meneng wae itu si vera ora bisa deteksi.

    Utk sekelas rusia, klo udah bisa deteksi ya mereka pasti akan mikirin tindak lanjutnya lah setelah bisa deteksi, cara targeting + ekseskusinya, ga mungkin cuma dijadiin tontonan sambil berharap itu peswat jatuh sendiri.

  7. Betul…cman Y itu tdi.coba kita pikir cost biaya terbang/jam,maintenance dsb…pesawat tersebut dikenal sangat boros/tinggi dikalangan anggota nato.okelah saat ini…para stakeholder mungkin sanggup…tpi 10-20 taon kedepan pemerintahan udeh ganti,iya kalo keuangan negara masih baek.

  8. lah kenyataannya emang gitu Bung Hurry , di artikel di atas ….

    Rusia memikirkan sih boleh ajah, semua negara juga memikirkan hehehe ….
    sekali lagi kenyataannya juga masih hanya deteksi , blum targeting … ini juga hampir sama dengan critanya POD IRST

    nah , yang blum dijawab tuh sama pemikir-pemikir Rusia dan Negara lain, … missile guidance apa ? buat ngelock raptor, gw pengen tahu pemikir-pemikir tadi …yach menambah wawasan kami yg awam ini lah

  9. Bung Lingkar,
    Di beberapa diskusi sudah mulai membahas antidot nya bung dan bukan terlalu sulit (ini menurut researchgate hehehe ..bukan saya yaa…) yaitu dengan kamuflase emisi Pesawat.
    Vera Ng mempunyai database emisi all pespur dan ini diantisipasi dengan “mengacaukan emisi radar sendiri” … mungkin seperti Radar Kamuflase yang ada = “Tank terlihat seperti motor” dalam tampilan radarnya.
    mungkin jelasnya bisa di search sendiri, saya juga blum terlalu dalem disitu …

Tinggalkan komentar