Rusia Kombinasikan S-400 dan Pantsyr-S1

Jakartagreater.com  – Tim tempur sistem pertahanan udara jarak jauh S-400 ‘Triumf’ dan peluncur Rudal / senjata jarak dekat Pantsyr-S1 dari Angkatan Udara ke-4 dan Tentara Pertahanan Udara Distrik Militer Selatan Rusia menggagalkan tiruan serangan Rudal jelajah dan Drone tempur, kantor pers Distrik melaporkan, 20 Juli 2020, dirilis TASS.

Latihan itu diadakan sebagai bagian dari pemeriksaan kesiapan tempur pasukan Distrik Militer Selatan dan Barat, infanteri laut Armada Utara dan Pasifik dan Angkatan Udara Rusia, kata kantor pers.

“Selama latihan taktis khusus, tim S-400 ‘Triumf’ sistem Rudal permukaan-ke-udara dan kompleks anti-pesawat / Rudal Pantsyr-S1 melumpuhkan serangan tiruan oleh Rudal jelajah dan serangan oleh Drone tempur,” kantor pers mengatakan dalam sebuah pernyataan.

S-400 Rusia. (Russian MoD)

Tugas pelatihan tempur berhasil diselesaikan dan fasilitas vital di pantai Laut Hitam dipertahankan terhadap serangan musuh tiruan, kata pernyataan itu.

Pemeriksaan kesiapan tempur pasukan Distrik Militer Selatan dan Barat, infanteri laut Armada Utara dan Pasifik, beberapa unit subordinasi pusat dan Angkatan Udara sedang diadakan pada 17-21 Juli 2020 atas perintah Panglima Tertinggi Rusia, Presiden Vladimir Putin.

Pemeriksaan kesiapan tempur kejutan melibatkan sekitar 150.000 pasukan, sekitar 400 pesawat, lebih dari 26.000 item persenjataan, militer dan perangkat keras khusus dan lebih dari 100 kapal perang dan kapal pendukung.

Sharing

5 pemikiran pada “Rusia Kombinasikan S-400 dan Pantsyr-S1”

  1. Memang harus begini, … dulu pernah dibahas masalah ini…
    Kelemahan utama S400 bukan di system nya dan bukan juga karena tak bisa menahan Drone Bunuh diri dan sejenis , tetapi kelemahan utamanya adalah “HARGA Rudal” nya yang mahal..
    Salvo S400 dengan stock rudal murah dan drone ecek-ecek , akan mengalihkan kemampuan S400 dari Rudal Mematikan yang sebenarnya datang kemudian …
    Komplek S400 minimal di cover oleh 3 komplek Pantsyr ….

  2. pasang 4 pantsyr-s1 kombinasi dgn 4 pantsyr-M/ME juga.rasanya S400…lebih rasional jika harus berhadapan dgn umpan dummy & drone kamikaze burik.kalo bisa buat UU perang di DK PBB…”dilarang keras berperang menggunakan roket dummy & drone kamikaze.karena perbuatan tersebut sangat laknat & memalukan.

  3. @ Bung Senopati Pamungkas….
    Belum lama ini juga sudah dikembangkan rudal anti drone yang lebih murah untuk Pantsir, saya rasa itu sangat krusial karena semakin murah maka penggunakan akan bisa lebih agresif karena tidak dibebani oleh harga rudal yang mahal sehingga terlalu berhati2 dalam penggunakan…
    Tetapi saya sebenarnya justru lebih berharap sistem pertahanan selain buatan Russia bisa unjuk gigi di perang modern, misal seperti NASAMS atau yang lain… diarea konflik praktis jika melibatkan sistem pertahanan hanya melibakan buatan Russia…

Tinggalkan komentar