Pemeriksaan Kelaikan Helikopter Skadron-11/Serbu

Jakartagreater – Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa bersama jajaran petinggi TNI AD menerima laporan dari Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat dan Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat, terkait hasil pemeriksaaan kelaikan Helikopter Skadron-11/ Serbu Puspenerbad. Dirilis Situs TNI AD pada Jumat 31-7-2020

“Pelaksanaan pemeriksaan kelaikan oleh Dislaikad dilakukan untuk 39 Helikopter milik Puspenerbad. Adapun tahapan yang dilakukan adalah verifikasi dokumen, conformity atau pencocokan data lalu dilaksanakan uji terbang yang hasilnya akan dituangkan dalam checklist yang telah disusun berdasarkan flight manual dan maintenance manual yang dikeluarkan oleh pabrik,” ujar Kadislaikad.

Pemeriksaan kelaikan Helikopter milik TNI AD didasari karena beberapa kecelakaan yang dialami beberapa waktu lalu, sehingga Kasad mengarahkan untuk langsung ditemukan permasalahannya dan kejadian yang dialami Puspenerbad disebabkan oleh banyak faktor.

“Faktor yang menjadi kendala di Puspenerbad adalah faktor manusia, faktor misi, media dan faktor manajemen. Kami berterimakasih dengan Dislaikad karena hasil pemeriksaan ini membuat kami mengetahui apa saja masalah yang ada pada Helikopter,” ungkap Danpuspenerbad.

Hasil dari pemeriksaan ini membuat Puspenerbad memperbaiki Standarisasi Penerbangan sehingga dapat meningkatkan performa dan memperkecil risiko.

“Saya ingin Dinas Kelaikan AD lakukan pemeriksaan untuk seluruh Helikopter milik TNI AD dan menggandeng orang yang ahli dibidang ini, kalau memang perlu ada insentif untuk teknisi segera laporkan. Segera lakukan, ini menjadi prioritas karena berkaitan dengan keselamatan,” tegas Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

Skadron-11/Serbu didukung oleh helikopter: AH-64E Apache, NBell 412, Bell 205 A-1 dan NBO 105 Bolkow.

Sharing

Satu pemikiran pada “Pemeriksaan Kelaikan Helikopter Skadron-11/Serbu”

Tinggalkan komentar