Rusia Kembali Memesan Jet Tempur Su-35

Jakartagreater – Angkatan Udara Rusia (RuAF) akan menandatangani kontrak baru senilai 70 miliar rubel (US$ 927 juta) untuk membeli batch tambahan jet tempur Su-35, kata Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, lansir Defenseworld.

“Pada akhir tahun ini, kami berencana untuk menyelesaikan kontrak tambahan untuk pasokan pesawat multirole Su-35S. Jumlah kontrak akan berjumlah 70 miliar rubel,” kata Shoigu pada Rabu di Komsomolsk-on-Amur pada sebuah pertemuan. dengan perwakilan dari pabrik Sukhoi yang memproduksi jet tempur Su-35 dan Su-57.

“Sebenarnya kami datang untuk ini, untuk memastikan bahwa perusahaan dapat memenuhi kontrak ini,” kata Menteri merujuk pada kunjungannya, lapor Interfax mengutip pernyataan menteri Pertahanan.

Su-35 dikembangkan oleh perusahaan Sukhoi (bagian dari UAC) dan diproduksi secara massal di Komsomolsk-on-Amur Aviation Plant (KnAAZ). Perusahaan ini secara serial memproduksi pesawat tempur Su-35 baik untuk Kementerian Pertahanan Rusia dan untuk pelanggan asing.

RuAF telah memesan sekitar 48 jet tempur Su-35S. Jumlah itu belum dihitung dengan jumlah pesanan pesawat hari ini. Pesanan sebelumnya dalam batch 12 yang mungkin merupakan tingkat produksi pesawat per tahun.

Sekitar 24 jet tempur Su-35 telah dipesan oleh Mesir dan 4 di antaranya baru-baru ini telah dikirim ke Kairo. Artinya, sisa pesawat masih dalam produksi. Selain itu, Indonesia merupakan pelanggan potensial untuk Su-35 dan China telah menerima 24 di antaranya.

Su-35 dilengkapi dengan radar passive electronically scanned array, serta mesin dengan daya dorong vektoring. Su-35 bisa mencapai kecepatan hingga 2,5 ribu km / jam, jangkauan terbangnya mencapai 3,4 ribu km. Pesawat tempur ini dipersenjatai dengan meriam 30 mm dan memiliki 12 hardpoint untuk bom dan rudal.

Sharing

Satu pemikiran pada “Rusia Kembali Memesan Jet Tempur Su-35”

Tinggalkan komentar