Su-30SM Semakin Mematikan dengan Rudal Hipersonik

Jakartagreater.com – Pesawat tempur Su-30SM akan dilengkapi dengan rudal supersonik Ch-32 yang memiliki jangkauan 600-1000 km. Kini selain MiG-31, pesawat tempur Rusia lainnya juga diadaptasi untuk meluncurkan rudal udara-ke-darat jarak jauh. Ini secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan serangan udara Rusia, lansir Defense24.

Menurut media Izvestia, sebagai bagian dari program “Adaptation-Su” yang bertujuan untuk memodernisasi pesawat tempur multi-peran Su-30SM, kini akan diadaptasi dengan persenjataan rudal berat dengan kecepatan dan jangkauan tinggi. Modifikasi tersebut tidak hanya mencakup sistem kendali tembakan dan radar N011 Bars, tetapi juga struktur badan pesawat itu sendiri. Menurut para ahli Rusia, Su-30SM, yang saat ini merupakan jenis pesawat tempur baru yang paling banyak dimiliki Rusia sejak 2013, akan mampu menyerang target hingga jarak 1000 km.

Pada fase pertama program ini, Su-30SM akan dilengkapi dengan rudal manuver supersonik Ch-32, yang diperkenalkan pada tahun 2016. Rudal Ch-32 diciptakan sebagai pengembangan dari rudal anti-kapal Ch-22, dengan kemampuan utama adalan menyerang target laut yang sangat strategis. Rudal Ch-32 juga dapat digunakan untuk menghancurkan target darat yang penting karena memiliki sistem panduan tambahan, yakni navigasi inersia dengan radar yang diaktifkan saat mendekati targetnya.

Rudal Ch-32, yang ditembakkan di ketinggian, mampu mencapai kecepatan Mach 5 dan jangkauan 600-1000 km, tergantung pada ketinggian yang dipilih.

Belum diketahui pabrikan senjata yang akan mengkhususkan diri pada jenis proyek ini, seperti Biro Manufaktur dan Desain Negara “Raduga” atau Perusahaan Tactical Missile Armament. Rudal hipersonik akan dirancang tidak hanya untuk Su-30, tetapi juga untuk pembom Tu-22 dan pesawat tempur berat MiG-31BM, yang saat ini sedang diadaptasi untuk membawa rudal Kindzal.

Seperti MiG-31, jet tempur Su-30SM juga harus menjalani perubahan, seperti perangkat lunak dan sistem kendali tembakan, juga perubahan signifikan dalam desain. Hal ini disebabkan dimensi rudal Ch-32 yang berbobot 6 ton ini memiliki diameter 90 cm dan panjang hampir 12 m. Su-30SM hanya dapat membawa satu roket jenis ini pada tiang di bawah badan pesawat, mirip dengan pesawat tempur MiG-31 yang dipersenjatai dengan rudal Kindzal.

Su-30SM dengan persenjataan terbaru akan memberi Angkatan Udara Rusia peningkatan yang signifikan dalam jumlah senjata supersonik dan di masa depan rudal hipersonik dapat diluncurkan tidak hanya di luar jangkauan pertahanan udara musuh, tetapi juga dari jarak yang tidak dapat diakses oleh armada pesawat tempur musuh. Ini akan memungkinkan serangan massal terhadap target utama musuh dan secara signifikan meningkatkan peluang untuk menghancurkannya.

Dengan membawa rudal udara-ke-darat jarak jauh, pesawat tempur multi-peran Su-30SM Rusia akan dapat memainkan peran pelengkap bersama pembom Tu-22 dan Su-34, dan meningkatkan potensi ofensif strategis Rusia.

Sharing

2 pemikiran pada “Su-30SM Semakin Mematikan dengan Rudal Hipersonik”

Tinggalkan komentar