Pasukan AS dan Rusia Bentrok di Suriah

Jakartagreater – Seorang pejabat dari Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat , mengakui pada hari Rabu 26-8-2020 bahwa sehari sebelumnya telah terjadi tabrakan kendaraan antara pasukan Rusia dan Amerika di Suriah Timur, dirilis Sputniknews.com, 26-08-2020.

Pada hari Selasa 25-8-2020, empat anggota militer AS dilaporkan terluka dengan gejala semacam gegar otak dalam insiden yang melibatkan pasukan Rusia. Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Ullyot mengatakan pada hari Rabu 26-8-2020, bahwa luka-luka itu adalah kesalahan Rusia, dan bahwa anggota dinas AS mundur untuk mengurangi ketegangan.

“Sekitar pukul 10 pagi (Waktu Suriah), 25 Agustus, patroli keamanan rutin Defeat-ISIS Coalition bertemu dengan kendaraan koalisi Mine-Resistant Ambush Protected All-Terrain Vehicle (M-ATV) yang menyebabkan cedera pada awak kendaraan, “bunyi pernyataan itu.

Wilayah yang disebut al-Malikiyah, adalah kota itu terletak di ujung Timur Laut Suriah dan merupakan tempat Pasukan Demokrat Suriah, milisi Kurdi sekutu AS, berkumpul di bawah Dewan Demokratik Suriah.

“Untuk meredakan situasi, patroli Koalisi pergi dari daerah itu,” kata Ullyot. “Tindakan tidak aman dan tidak profesional seperti ini merupakan pelanggaran dari protokol de-konflik yang disepakati oleh Amerika Serikat dan Rusia pada Desember 2019. Koalisi dan Amerika Serikat tidak mencari eskalasi dengan kekuatan militer nasional mana pun, tetapi pasukan AS selalu mempertahankan yang melekat pada hak dan kewajiban untuk mempertahankan diri dari tindakan bermusuhan. “

Namun, rekaman video dan berbagai laporan tentang peristiwa tersebut menceritakan kisah yang berbeda. Rekaman video di sisi Rusia menunjukkan beberapa kendaraan AS memblokir jalan, yang kemudian dicoba dihindari oleh Rusia melalui berbagai taktik, termasuk melayang rendah di atas blokade dengan helikopter dan kemudian mencoba untuk mengitarinya.

Namun, rekaman berikutnya menunjukkan kendaraan AS bergerak untuk memblokir kendaraan Rusia saat mereka mencoba melewatinya, sampai dua kendaraan Rusia “menjepit” kendaraan American Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP) di antara mereka.

Tidak jelas tabrakan mana yang mengakibatkan cedera pada tentara AS.

Situs Politico melaporkan pada hari Selasa bahwa Pentagon siap untuk menyatakan bahwa itu adalah pasukan Rusia yang mengejar pasukan Amerika, menurut draf pernyataan yang dilihat oleh outlet tersebut.

AS diperkirakan memiliki 500 tentara di Suriah, yang tidak memiliki izin dari pemerintah Suriah di Damaskus untuk hadir. Pasukan Rusia berpatroli di beberapa bagian negara untuk mendukung pemerintah Suriah dalam perang saudara.

Sejak 2014, koalisi yang dipimpin AS telah melakukan operasi melawan Daesh * di Suriah tanpa mandat PBB atau otorisasi Damaskus. Pemerintah Suriah telah berulang kali mengecam kehadiran militer Washington di negara Timur Tengah itu ilegal.

Sharing

13 pemikiran pada “Pasukan AS dan Rusia Bentrok di Suriah”

    • Makasih dipinjemin lapak Gan.

      Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Ullyot mengatakan pada hari Rabu 26-8-2020, “bahwa luka-luka itu adalah kesalahan Rusia”

      jadi inget Maling teriak Maling. Keberadaan mereka disana itu sudah maling malah tapi menyalahkan keamanan resmi yang direstui pemerintah sah.

      Mana nih fansboynya? kabur???

  1. Hahaha…udah saya duga, militer amerika ini cuma hebatnya di film sama game doank. Dalam dunia nyata mereka itu sama aja dengan militer2 dari negara lain. Yang bedain hanya teknologi militernya saja. Ketemu sama Rusia yang sama2 sepadan….KABUR

  2. Hajar terus begundal us si perompak sumber daya alam negara lain, dengan muka batunya us terus nyolot kuras minyak suriah tanpa izin, PBB cuman plenga plengo gk bisa menghentikan perampokan sumber daya alam negara lain,,,sok blagu hebat blokade jalan lintas, udah us yg gk punya izin malah dia pula yg blagu sok tuan rumah, dihajar pasukan rusia rupanya lembek cem bubur lalu kabur dan melintir kejadian seolah olah teraniaya’ siapa yg percaya ame us si begundal perompak sumber daya alam negara lain???? Hanya orang gk waras percaya dengan prompak seperti asu.

Tinggalkan komentar