Latihan : F-16 TNI AU Paksa Mendarat Pesawat Asing

Jakartagreater  – Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menggelar latihan penegakkan kedaulatan wilayah udara nasional. (Hanudnas Perkasa 2020), Latihan yang bersandi “Perkasa A” ini, dibuka Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, pada Jumat 4-9-2020 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dirilis Dispenau.

Pada latihan tersebut disimulasikan 2 pesawat F-16 TNI AU berhasil memaksa mendarat (force down) pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia. Prosedur force down, diawali dari laporan petugas radar Kosekhanudnas yang mendeteksi obyek tidak dikenal di layar monitor.

Dari hasil identifikasi ternyata pesawat asing (Lasa X) tersebut tidak memiliki izin terbang melintas di wilayah udara Indonesia, sehingga Kosekhanudnas memerintahkan pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi melakukan force down pesawat asing tersebut di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Setelah mendarat, prajurit bersenjata lengkap dan juga anjing pelacak, melakukan penangkakan terhadap awak pesawat asing. Selanjutnya tim Intelijen melakukan interograsi kepada pilot pesawat asing guna mendapatkan data dan informasi.

Kasum TNI  dalam sambutannya mengatakan, maraknya pelanggaran pesawat udara asing tidak terjadwal di wilayah udara yurisdiksi nasional menunjukkan bahwa konsep ruang udara nasional Indonesia masih relatif terbuka dan pelanggaran wilayah udara nasional berbeda dengan kriminal biasa dimana pelanggaran wilayah udara berdampak pada aspek pertahanan dan kedaulatan negara.

“Luasnya ruang udara nasional dan keterbatasan sarana dan prasarana bukanlah kendala atau alasan bagi Kohanudnas untuk selalu berupaya melaksanakan tugas selaku penegak kedaulatan wilayah udara yurisdiksi nasional secara optimal,” ujar Kasum TNI, Letjen TNI Joni Supriyanto.

Latihan juga melibatkan tim investigasi terpadu diantaranya, Ditjen imigrasi, Ditjen bea dan cukai, Ditjen perhubungan udara, kesehatan bandara, dan badan karantina.

Force down adalah penindakan yang dilaksanakan oleh TNI AU kepada pesawat asing yang tidak memiliki izin seperti diatur dalam PP no 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara Republik Indonesia dan Prosedur Tetap Komando Pertahanan Udara Nasional.

Turut hadir Menkopolhukam, Sekjen Kemhan, Kasum TNI, Pangkohanudnas, Asintel Panglima TNI, Asops Panglima TNI, para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Dankorpaskhasau, Danpuspomau, Pangkosekhanudnas I, Kadisbangopsau, Kadiskumau, Danlanud Halim Perdana Kusuma, dan para pejabat Kementerian/Lembaga terkait.

Tinggalkan komentar