Benarkah Indonesia Lebih Tertarik F-16 Viper?

Jakartagreater.com – Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto, dinyatakan telah mengajukan proposal kepada pemerintah untuk menerima hingga US$20 miliar dalam skema kredit dan bantuan luar negeri terkait pertahanan untuk periode antara tahun 2020-2024, lansir Janes.

Proposal tersebut telah dikirim ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, pada 13 Juli 2020. Salinan surat tersebut telah diterima Janes pada awal September 2020.

Skema kredit dan bantuan luar negeri akan digunakan untuk mendanai program akuisisi ketiga cabang TNI antara tahun 2020-24, kata Menhan.

Di antara kemungkinan akuisisi besar-besaran yang mungkin didanai dengan kredit asing termasuk 24 pesawat tempur Lockheed Martin F-16V dan tambahan dua kapal fregat Martadinata class (SIGMA 10514).

Permintaan itu dibuat ditengah adanya pemotongan anggaran sebesar hampir Rp 9 triliun (US$ 588 juta) untuk anggaran pertahanan negara untuk tahun 2020. Pengurangan tersebut dilakukan sebagian sebagai tanggapan atas wabah Covid-19 yang sedang berlangsung, yang telah merusak ekonomi negara tersebut.

Sharing

11 pemikiran pada “Benarkah Indonesia Lebih Tertarik F-16 Viper?”

  1. Tenang saja,semuanya tertarik kok bagi Indonesia.Tidak ada yang tidak tertarik bagi Indonesia.Semuanya menarik minat dan tertarik.
    Tinggal nanti dikaji lagi,apakah memang dibutuhkan atau sangat sangat dibutuhkan.Tergantung pendanaanya,tersidia atau tidak.Itu saja.

  2. Belilah ni pesawat bagus koq, jadi backbone negara kita sekarang, spesialis patroli perbatasan kalau ketemu pespur sodaranya milik negara lain langsung bisa pancarkan signal “tidak bermusuhan” supaya tak “digasak” walau di ruang udara kita sendiri, ….maklum walau jadi andalan tapi persenjataan nya itu yang sangat2 mengerikan memalukan, cukup bisa terbang saja dan tambah koleksi arsenal daftar jumlah pesawat tempur, tapi banyak lho yg bangga dengan pesawat ini….termasuk saya.

  3. Pak Prabowo memiliki program 20 Milyar dollar, dimana sebagian adalah kredit penjual. moderenisasi TNI smp 2024 MEF 3. Terkait TNI AU :
    a. 56 F16 eks Norwegia – Seiring dengan sukses program mild F16A/B TNI. Lihat pernyataan lebih baik memperbaiki pesawat rusak dari pada beli baru. lebih murah dan cepat.
    b. 32 F16V – Yang ini beli baru. Habis 4 Milyar dollar.
    c. Su35 – 11 unit akan di lengkapi menjadi 24 unit. Ini bagian kredit 20 Milyar dollar dari Rusia. dari 11 unit, akan datang 4 sebelum 5 Oktober, kita nantikan.
    d. Untuk Thypon eks Austria, masih menjadi pertimbangan teknis. belum tentu di beli.
    e. Setidaknya Mi 35 bbrp unit melengkapi yg ada dan aphace menjadi 1 ska (16)
    f. beberapa pesawat angkut Herkuless.
    g. beberapa pesawat latih, termasuk F50 18 buah, 2 penganti yg jatuh/rusak.
    h. Masih ada yg belum disebut …

    Sanggar pokoknya, dibawah Pak Prabowo TNI akan menjadi kekuatan ke 7-8 dunia. Tp masih dibawah mesir, kecuali TNI AL nya.

    Kenapa F16?

    • F16 sekarang menjadi pesawat terbang dengan biaya operasi yg sangat murah… semurah F5 mahalan dikit. Indonesia bahkan bisa dibawah 7-8K/jam dari sebelumnya 17K/jam. Dengan total hampir 120 F16 . Menempatkan Indonesia nomor 4 pengoperasikan F16 terbanyak. Pelan tapi pasti semua akan di upgrade menjadi minimal block 56 dengan upgrade radar AESA

  4. Mau hebat kog itungan sana sini.
    Kl mau irit ya sklian di perbanysk super tukino saja.toh slm ini pengacsu nrgara kita ada di dlm negeri kita. termasuk opm.di sana bnyk intelegent asing bercokol.
    Apalagi di jkrt sdh bercokol menggerogoti para elit politik kita.

Tinggalkan komentar