Rudal Mistral Hingga Starstreak di Latihan Terintegrasi Pussenarhanud

JakartaGreater –   Pussenarhanud Kodiklatad Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi tahun 2020 yang diikuti sekitar 450 Prajurit dari seluruh Satuan Jajaran Arhanud TNI AD, mulai dari 5 sampai 11 September 2020, di Lapangan Tembak AWR (Air Weapon Range) TNI AU di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dirilis Situs TNI AD.

Untuk pertama kalinya latihan penembakan Rudal maupun meriam Arhanud dilakukan malam hari pada latihan menembak senjata berat (Latbakjatrat) secara terintegrasi.

Latihan penembakan malam senjata Arhanud ini, diinisiasi oleh Danpussenarhanud Mayjen TNI Nisan Setiadi, dengan skenario latihan mendapat serangan pesawat udara musuh pada malam hari.

“Latihan ini harus menyerupai pertempuran sebenarnya sebab untuk melatih prajurit agar memiliki naluri tempur dalam kondisi dan waktu apapun serta andal dalam menghadapi ancaman serangan pesawat udara maupun Rudal balistik,” tutur Mayjen TNI Nisan Setiadi.

Ditambahkan pula oleh Dirbinlat Pussenarhanud Kolonel Arh Blasius Popylus selaku Komandan Latihan bahwa uji tembak ini menggunakan Rudal-Rudal canggih dan berbagai jenis meriam yang dimiliki satuan Arhanud TNI AD di seluruh Indonesia saat ini.

Latihan Terintegrasi Rudal Mistral Hingga Starstreak Pussenarhanud

“Rudal-Rudal itu di antaranya Rudal Mistral (Atlas dan MPCV), Starstreak jenis Lightweight Multiple Launcher (LML) dan Multi Mission System (MMS).

Selain Rudal-Rudal tersebut, Pussenarhanud yang merupakan unsur satuan di jajaran Kodiklatad itu, juga melaksanakan uji tembak terhadap beberapa meriam Arhanud seperti kaliber 20 mm Rheinmetal, 23 mm/Zur, 40 mm/L70 dan 57 mm, ” jelas Kolonel Arh Blasius Popylus.

“Tujuan dari pelaksanaan latihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam mengawaki Alutsista yang dimiliki satuan Arhanud dan serta melatih kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman musuh berupa serangan pesawat udara musuh yang disimulasikan dengan menggunakan banshee dan aeromodelling, ” ujar Dankodiklatad Letjen TNI A.M Putranto.

Dankodiklatad menyatakan kebanggaannya terhadap prajurit Arhanud TNI AD yang mampu melaksanakan latihan menembak senjata berat (Latbakjatrat) secara terintegrasi serta dilakukan pada siang dan malam hari sesuai dengan tugas pokoknya.

Latihan Terintegrasi Rudal Mistral Hingga Starstreak Pussenarhanud

Pada latihan ini turut hadir Wadankodiklatad, Pangdam V/Brawijaya, Pangdivif 2 Kostrad, Kasdam III/Siliwangi, Para Dir Kodiklatad, Ir Pussenarhanud, Dirsen Pussenarhanud, Forkompimda Lumajang serta para tamu undangan.

Sharing

Tinggalkan komentar