Menhan Jepang Siapkan Protokol Menghadapi UFO

Jakartagreater.com   –  Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono telah mengeluarkan instruksi kepada angkatan bersenjata negara itu, Pasukan Bela Diri Jepang (SDF), tentang bagaimana bertindak selama pertemuan dengan UFO yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional.

Langkah ini dilakukan menyusul keputusan Pentagon bulan April 2020 untuk merilis video yang menunjukkan pilot AS mengejar “elliptical flying object” alias UFO. Saat itu, Menteri Pertahanan Jepang Taro Kono mengatakan dia tidak “percaya pada UFO”, dirilis Sputniknews.com pada Senin 14-89-29020.

Kono memberi tahu anggota SDF yang bertugas melindungi wilayah udara Jepang untuk merekam di kamera setiap fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan dan menganalisisnya sebanyak mungkin.

Instruksi juga menyerukan analisis informasi tentang UFO yang diterima dari publik. Menurut Kementerian Pertahanan, sejauh ini tidak ada kasus petugas SDF yang menemukan UFO.

Pada bulan Agustus 2020, menteri pertahanan Jepang mengadakan pertemuan dengan mitranya dari AS Mark Esper dan keduanya dilaporkan membahas penyelidikan fenomena udara tak dikenal sebagai bidang baru kerja sama antara negara mereka.

Pentagon baru-baru ini membentuk gugus tugas untuk mendeteksi dan menganalisis UFO, sebuah langkah yang memicu minat luas di antara para pemburu kehidupan luar angkasa dan ahli teori konspirasi.

Langkah itu dilakukan setelah Departemen Pertahanan AS (DoD) pada bulan April 2020 merilis 3 video yang yang menunjukkan pilot AS mengejar apa yang digambarkan Departemen Pertahanan sebagai “fenomena udara yang tidak dapat dijelaskan”.

Keputusan Pentagon saat itu mendorong Kementerian Pertahanan Jepang untuk menyusun prosedur jika angkatan bersenjata Jepang menemukan UFO.

Menteri Pertahanan Taro Kono mengakui, bagaimanapun, bahwa dia tidak percaya pada kehidupan di luar bumi, namun dia ingin mengetahui mengapa Pentagon merilis video dan analisis mereka terhadapnya

Sharing

Tinggalkan komentar