Korsel Selesaikan Sistem Rudal Pertahanan Udara

JakartaGreater – Angkatan Udara Korea Selatan (Korsel) (RoKAF) telah menerima Baterai pertama dari sistem Rudal permukaan-ke-udara (M-SAM) jarak menengah Cheongung II yang dikembangkan secara lokal, ujar pernyataan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan, 26-11-2020, dirilis Naver.com.

Cheongung II adalah sistem intersep darat-ke-udara jarak menengah-jauh yang dikembangkan dengan teknologi dalam negeri untuk secara bersamaan menanggapi serangan Rudal Balistik dan pesawat.

Dikembangkan oleh Defense Science Research Institute sejak 2012, ini mencatat 100% akurasi dalam sejumlah uji peluncuran, dan dinilai cocok untuk penggunaan tempur pada Juni 2017, dan memulai produksi massal pada 2018, dan kali ini, DAPA mengirimkan jumlah Baterai pertama.

Sistem intersepsi Rudal Balistik adalah sistem senjata berpemandu dengan teknologi canggih yang telah berhasil dikembangkan hanya di beberapa negara maju di seluruh dunia.

Chungoong II dilengkapi dengan teknologi kontrol tempur dan teknologi pelacakan Rudal Balistik radar multi-fungsi untuk mencegat Rudal Balistik, sementara peluru kendali dilengkapi dengan teknologi kelas dunia seperti desain bentuk kontrol sayap depan dan teknologi kontrol, gaya dorong sisi dorong terus menerus untuk mengamankan waktu reaksi cepat.

Badan tersebut mengatakan yang pertama dari 7 Baterai yang direncanakan dari sistem pencegat hit-to-kill (HTK), memiliki jangkauan maksimum 40 km dan dimaksudkan untuk menggantikan MIM-23 HAWK milik RoKAF.

Kemampuan Rudal yang ditingkatkan, diyakini mampu mencapai kecepatan Mach 5.

Sistem Rudal permukaan-ke-udara ini akan sangat berkontribusi pada peningkatan kemampuan pertahanan Rudal militer Korea Selatan, karena dimungkinkan untuk menggunakan Rudal Balistik dan pesawat secara bersamaan.

Dengan mengembangkan dan menerapkan teknologi dalam negeri, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kekuatan pertahanan Korea Selatan serta mengurangi anggaran pertahanan dibandingkan menggunakan peralatan luar negeri. Rudal ini juga akan meningkatkan kinerja di masa depan.

Direktur Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Wang Jeong-hong berkata, “Dengan selesainya pengiriman militer Cheongung II unit 1, kami diharapkan dapat berkontribusi pada pembentukan sistem pertahanan Rudal Korea dan penyediaan kemampuan militer inti untuk transisi awal kontrol pertempuran masa perang, serta ekspor pertahanan.

3 thoughts on “Korsel Selesaikan Sistem Rudal Pertahanan Udara”

  1. Sebaiknya Ri beli sistem rudal hanud jarak menengah Cheongung II yg katanya probability kill nya bisa menyentuh 100%. Biasanya buatan Kroya harga miring namun tdk roboh.
    Tp itu baru terbukti utk sasaran rudal. Blom ada pengujian utk sasaran pesawat tempur. Jika hampir mendekati nilainya dng rudal berarti akurasinya sangat tinggi.
    Penempatan di kepulauan sekitar Natuna sangat baik utk menghadang pespur Chipeng.

  2. Sebaiknya Ri beli sistem rudal hanud jarak menengah Cheongung II yg katanya probhability kill nya bisa menyentuh 100%. Biasanya buatan Kroya harga miring namun tdk roboh.
    Tp itu baru terbukti utk sasaran rudal. Blom ada pengujian utk sasaran pesawat tempur. Jika hampir mendekati nilainya dng rudal berarti akurasinya sangat tinggi.
    Penempatan di kepulauan sekitar Natuna sangat baik utk menghadang pespur Chipeng.

  3. setuju utk mengakuisisi Cheogung II semoga aja ada paketan TOT juga dengan dana minim .. wkwkwkwk .. utk di Natuna jaga-jaga Ekspansi Utara dan di Kupang utk Jaga2 di Selatan dan Timur Indo ..

Leave a Comment