Pengujian Sistem Pertahanan Rudal Berbasis Laut Israel

JakartaGreater  –  Pengujian sistem pertahanan udara berbasis laut yang baru, dilakukan oleh Israel dalam beberapa minggu terakhir. Apa yang disebut Iron Dome dan David’s Sling and Arrow adalah Rudal jarak pendek, menengah dan panjang, yang dirancang untuk mencegat berbagai objek, termasuk pesawat musuh, Drone, Rudal balistik, roket jarak menengah hingga jarak jauh, dan Rudal jelajah, dirilis Sputniknews.com pada Selasa, 15-12-2020.

Kementerian pertahanan Israel untuk pertama kalinya melakukan uji tembak yang berhasil dari berbagai sistem pertahanan udara baru yang berbasis laut.

Pengujian dilakukan oleh Rafael Advanced Systems dan Tel Aviv’s Air Force and Navy, dengan target yang ditembakkan dari peluncur berbasis laut yang meniru Rudal dan Drone, ungkap Fox News melaporkan pada, Selasa 15-12-2020.

Menurut laporan itu, semua target berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Israel, beberapa secara bersamaan. Pengujian dilakukan dari situs pengujian di bagian tengah negara Timur Tengah.

“Hasilnya luar biasa, semua target telah dicegat,” kata Brigjen (Res.) Pini Yungman, wakil presiden eksekutif dan kepala Divisi Pertahanan Udara dan Rudal Rafael. Sistem tersebut dilaporkan akan mampu mencegat ancaman musuh secara bersamaan selama konflik.

Mengutip kementerian pertahanan Tel Aviv, Fox News menyatakan bahwa uji coba yang sukses sangat penting untuk peningkatan kemampuan operasional Israel dalam pertahanannya terhadap ancaman.

“Melalui pengujian ini, kami menunjukkan bahwa Negara Israel memiliki kemampuan yang kuat dan berlapis untuk menghadapi berbagai ancaman  Rudal jelajah, UAV (Kendaraan Udara Tak Berawak) dan ancaman balistik”, ujar Moshe Patel, kepala Organisasi Pertahanan Rudal Israel di Kementerian Pertahanan.

Yungman juga menyatakan bahwa Israel “sekarang lebih aman, setelah menyelesaikan tes baru-baru ini”. “Kemampuan yang ditunjukkan dalam rangkaian tes ini memastikan keamanan Negara Israel dan kemampuannya untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan,” tambahnya.

Bulan lalu, Tel Aviv menerima 4 kapal perang korvet kelas 6 Sa’ar yang diproduksi di Jerman atas pesanan Angkatan Laut Israel yang dapat membawa Rudal seperti yang digunakan di jaringan senjata Iron Dome.

Rafael Advanced Defense Systems adalah perusahaan senjata dan pertahanan teknologi milik negara Israel, yang didirikan untuk mengembangkan dan memproduksi peralatan militer, serta teknologi dan senjata pertahanan untuk militer negara dan untuk dijual ke negara lain.

Proyek-proyek saat ini dikatakan sebagai hasil kerja sama teknologi antara perusahaan teknologi terkemuka Israel yang bekerja sama dengan beberapa pembuat senjata terkenal Amerika.

Leave a Comment