Putin: Rusia Garap Senjata Penangkal Rudal Hipersonik

JakartaGreater – Rusia saat ini sedang mengerjakan sistem untuk melawan senjata Hipersonik, yang masih belum dimiliki negara lain, kata Putin kepada wartawan.

Pakar militer Rusia menyebut sistem Rudal permukaan-ke-udara / Rudal anti-balistik S-500 dan Rudal pencegat yang dimodernisasi kemungkinan menjadi ‘penangkal’ senjata Hipersonik musuh yang disebutkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin selama konferensi pers tahunannya.

Rusia saat ini sedang mengerjakan sistem untuk melawan senjata Hipersonik, yang masih belum dimiliki negara lain, kata Putin kepada wartawan.

“Kami sedang mengerjakan, antara lain, pada ‘penangkal’ terhadap senjata Hipersonik masa depan dari negara lain, di pasukan terkemuka dunia lainnya. Saya yakin bahwa kami akan melakukannya dan kami berada di jalan yang benar,” katanya, dirilis TASS, 18-12-2020.

Menurut Victor Murakhovsky, editor-in-chief majalah Rusia Arsenal of the Fatherland, “sistem S-500 dapat menjadi ‘penangkal’ itu.”

“Mungkin, modernisasi perisai rudal Moskow juga dimaksudkan. Telah diketahui bahwa rudal pencegatnya telah dimodernisasi secara serius,” tambah pakar tersebut.

Sebaliknya, direktur pengembangan Foundation for Assistance to 21st Century Technologies, Ivan Konovalov, mengatakan Rusia jauh di depan Amerika Serikat dalam teknologi hipersonik.

Namun, AS akan melakukan yang terbaik untuk mengejar Rusia secepat mungkin, jadi pertahanan yang tepat terhadap senjata Hipersonik akan diperlukan untuk menjaga keseimbangan.

“Cara berpikir militer klasik adalah bahwa senjata serang harus selalu didukung oleh senjata pertahanan, karena musuh potensial juga akan mengembangkan bidang ini. Oleh karena itu, dalam paradigma klasik, teknologi serangan harus selalu dilengkapi dengan teknologi pertahanan, dan sebaliknya”, ujarnya.

Leave a Comment