Tambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Jalan Tol

JakartaGreater – Kementerian ESDM mengapresiasi penambahan 4 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), yang dilakukan PT PLN (Persero) di Jalan Tol Trans-Jawa.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya pada Jumat, 25-12-2020 di Jakarta, mengatakan tambahan SPKLU itu mendukung program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Pada 17 Desember 2020, Kementerian ESDM telah melakukan public launching KBLBB sebagai kendaraan masa depan, yang ramah lingkungan.

Program KBLBB bertujuan meningkatkan ketahanan energi nasional dengan mengurangi ketergantungan impor BBM. Menurut Agung, konsumsi BBM Indonesia sekitar 1,2 juta barel per hari, yang sebagian besar dipasok dari impor.

“Dengan pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi, ketergantungan pada BBM impor akan terus meningkat. Diperlukan penggunaan sumber energi lokal, terutama energi baru terbarukan dan gas untuk pembangkit sebagai penyedia listrik bagi kendaraan listrik berbasis baterai. Tujuannya meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca nasional,” katanya, dirilis Antara.

Sebelumnya, berkolaborasi dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PLN menambah 4 SPKLU di Tol Trans-Jawa yakni Rest Area Km 207 A Palikanci, Rest Area 379 Batang, serta Rest Area Km 519 A dan B Sragen.

Peresmian 4 SPKLU itu dihadiri Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Komisaris PLN Eko Sulistyo, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jateng Sujarwanto Dwiatmoko, dan Sekda Kabupaten Sragen Tatag Prabawanto pada Kamis, 24-12-2020di Rest Area Km 519 A Sragen.

“Fasilitas SPKLU di 4 titik ini disediakan PLN untuk memberikan rasa nyaman kepada para pengguna mobil listrik dan mengakomodasi kebutuhan pengisian baterai saat bepergian dari Jakarta ke Surabaya,” ujar Bob Saril.

Bob Saril menambahkan peresmian SPKLU ini juga mendukung implementasi Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Hingga 2025, PLN berencana membangun 2.400 SPKLU.

Keterbatasan jarak tempuh dan minimnya pengisian listrik, sering kali menjadi kendala penggunaan mobil listrik, sehingga mobil listrik hanya dipakai di dalam kota. Dengan adanya 4 SPKLU baru di Tol Trans-Jawa, lanjut Bob Saril, maka akan lebih memudahkan orang berpergian jarak jauh dengan mobil listrik.

Leave a Comment