Vietnam Surplus Perdagangan Tertinggi dalam 5 Tahun

HANOI, JakartaGreater – Vietnam mencatat nilai ekspor sekitar 281,5 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp14.184) pada 2020, atau naik 6,5 persen secara tahunan (year on year). Sementara nilai impor mencapai lebih dari 262,4 miliar dolar AS atau naik 3,6 persen, dengan surplus perdagangan sebesar 19,1 miliar dolar AS, tertinggi dalam lima tahun terakhir, menurut Kantor Statistik Umum Vietnam pada Senin, 28/12/2020 dirilis Xinhua.

Secara spesifik, Vietnam meraup hampir 50,9 miliar dolar AS dari ekspor ponsel dan komponen (turun 1 persen), sekitar 44,7 miliar dolar AS dari barang elektronik, komputer dan komponen (naik 24,4 persen), sekitar 29,5 miliar dolar AS dari garmen dan tekstil (anjlok 10,2 persen), serta hampir 16,6 miliar dolar AS dari alas kaki (turun 9,6 persen).

Amerika Serikat (AS) masih menjadi importir terbesar Vietnam dengan nilai mencapai 76,4 miliar dolar AS, diikuti oleh China dengan 48,5 miliar dolar AS dan Uni Eropa dengan 34,8 miliar dolar AS, papar kantor itu.

Pada periode yang sama, Vietnam membelanjakan hampir 64 miliar dolar AS untuk mengimpor barang elektronik, komputer, dan komponen (melonjak 24,6 persen), sekitar 37,4 miliar dolar AS untuk mesin, peralatan, dan suku cadang (naik 1,7 persen), serta 16,6 miliar dolar AS untuk telepon dan komponen (naik 13,3 persen).

Sementara itu, China menjadi pengekspor terbesar Vietnam dengan nilai mencapai 83,9 miliar dolar AS, disusul Korea Selatan dengan 46,3 miliar dolar AS dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sebesar 30 miliar dolar AS, menurut kantor tersebut.