Turki Kirim 36 Perwira Pantau Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh

JakartaGreater – Seorang jenderal dan 35 perwira angkatan bersenjata Turki akan bekerja di pusat bersama dengan Rusia untuk memantau gencatan senjata di Nagorno-Karabakh, ujar Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengumumkan pada hari Selasa, 29/12/2020.

“Setelah pembangunan selesai dan pusat gabungan dibuka, jenderal kami dan 35 perwira kami akan menjalankan tugas mereka,” kantor berita Anadolu mengutip pernyataan menteri pertahanan, dirilis TASS.

Dia juga membenarkan bahwa prajurit Turki yang akan terlibat dalam pekerjaan pusat pemantauan Rusia-Turki telah berangkat ke Azerbaijan.

Saluran televisi Turki NTV sebelumnya melaporkan tentang pengiriman tentara republik ke Azerbaijan. Menurut saluran TV tersebut, pusat pemantauan bersama Rusia-Turki untuk Karabakh dapat mulai beroperasi pada Januari 2021.

Pada 9 November, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menandatangani pernyataan bersama tentang gencatan senjata di Nagorno-Karabakh mulai 10 November.

Pemimpin Rusia tersebut mengatakan bahwa Azerbaijan dan Armenia akan mempertahankan posisi mereka. telah ditahan dan penjaga perdamaian Rusia akan dikerahkan ke wilayah tersebut.

Sebuah memorandum tentang pembentukan pusat gabungan Rusia-Turki untuk memantau gencatan senjata di Karabakh ditandatangani pada 11 November 2020 menyusul hasil negosiasi melalui tautan video antara Hulusi Akar dan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Leave a Comment