Satgas Yonif 642 Terima 2 Senjata dari Warga Perbatasan

JakartaGreater  –  Personel Satgas Pamtas Yonif 642/Kps menerima 2 pucuk senjata api rakitan jenis Bowmen dan lantak dari Ridwan. umur 35 tahun, warga Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dirilis situs TNI AD, Selasa 5-1-2021.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Penugasan Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya pada Selasa 5 Januari 2021 di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau.

Dansatgas mengatakan, berdasarkan laporan dari Danpos Temajuk, Letda Inf Ryan Hidayat, senjata rakitan tersebut diserahkan secara sukarela dari saudara Ridwan.

“Saudara Ridwan menyerahkan senjata yang biasa dipakainya untuk berburu tersebut secara sukarela dengan kesadaran sendiri dan tanpa paksaan kepada anggota Pos Temajuk,” ungkap Dansatgas Letkol Inf Alim Mustofa.

Penyerahan senjata api jenis Bowmen dan Lantak tersebut bermula ketika anggota Pos melaksanakan kegiatan anjangsana sekaligus memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat yang dilakukan dengan cara mendatangi rumah-rumah warga oleh Danpos Temajuk bersama tim kesehatannya.

Selanjutnya, saat berkunjung dan memberikan pelayanan kesehatan di rumah salah satu warga bernama Ridwan, 35 tahun, ia mengungkapkan bahwa dirinya akan menyerahkan senjata api rakitan miliknya kepada anggota Satgas Pos Temajuk.

“Saya serahkan senjata milik saya kepada Bapak TNI karena saya telah sadar akan bahaya kepemilikan senjata tanpa izin dimana Bapak TNI di sini sering memberikan sosialisasi kepada warga tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin, selain itu Bapak TNI juga telah banyak membantu warga di sini,” ungkap Ridwan.

Untuk saat ini, 2 pucuk senjata rakitan laras panjang jenis Bowmen dan Lantak tersebut telah diamankan di Pos Temajuk Satgas Pamtas Yonif 642/Kps.

Dansatgas Yonif 642/Kps Letkol Inf Alim Mustofa, mengimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan atau memiliki senjata api untuk menyerahkan kepada aparat keamanan.

“Apabila menyerahkan secara sukarela, kami jamin keamanan dan tidak ada sanksi terhadap yang bersangkutan,” tutup Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa.

Leave a Comment