Banyak Negara kembali Lockdown, Presiden Minta Protokol Diperketat

JakartaGreater – Presiden Joko Widodo meminta para gubernur agar menggencarkan kembali penerapan protokol kesehatan dan mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakannya, merespons banyak negara yang kembali “lockdown” karena penyebaran COVID-19 yang semakin tinggi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas Melalui Video Conference dengan Topik Penanganan Pandemik COVID-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi pada Rabu, 6-1-2021, di Istana Negara Jakarta, mengatakan :

  1. Kita tahu dua, 3 hari yang lalu Bangkok lockdwon.
  2. Tokyo dinyatakan dalam keadaan darurat.
  3. London juga ‘lockdown’, kemudian di seluruh Inggris juga di ‘lockdown’ karena penyebaran COVID-19 yang sangat eksponensial..
  4. Oleh karena itu Presiden mengajak semua pihak untuk bekerja keras, bekerja mati-matian agar “3T-3M” betul-betul bisa dilakukan di lapangan.
  5. Presiden mendapati survei yang dilakukan saat ini menunjukkan bahwa motivasi untuk disiplin terhadap protokol kesehatan di kalangan masyarakat mulai berkurang.
  6. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan ini berkurang, oleh sebab itu saya minta kepada para gubernur agar menggencarkan kembali masalah kedisiplinan protokol kesehatan karena survei-nya tadi memang disiplin terhadap protokol kesehatan menurun.

Presiden Joko Widodo mengatakan strategi Indonesia dalam menangani pandemik ini tetap sama yaitu yang pertama urusan penanganan kesehatan.

Kemudian, Presiden Joko Widodo menambahkan yang ke-2 masalah perlindungan sosial yang menjadi fokus perhatian. Selanjutnya ketiga masalah yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi.

“Kunci bagi pemulihan ekonomi, kuncinya adalah bagaimana kita bisa bekerja keras dalam rangka bisa menghentikan dan mengendalikan COVID-19,” jelas Presiden Joko Widodo, dirilis Antara, 6-1-2021.

Leave a Comment