Dua Penerbang Tempur Skadron Udara 1 Raih 2000 Jam Terbang

JakartaGreater   –  Dua penerbang tempur Skadron Udara 1 Wing 7 Lanud Supadio berhasil menorehkan prestasi yang sangat gemilang dengan meraih 2000 Jam Terbang (JT) dengan pesawat Hawk 100/200. Kedua penerbang tersebut yaitu Mayor Pnb Mohammad Syaifudin dan Mayor Pnb Dedi Andres Saputra, dirilis Situs TNI-AU, Sabtu 9-1-2021

Dengan capaian tersebut kedua Perwira Menengah (Pamen) yang merupakan penerbang tempur Skadron Udara 1 berhak menggunakan badge “2000 JT” yang disematkan secara langsung oleh Komandan Lanud Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Deni Hasoloan Simanjuntak dan dilanjutkan penyerahan sertifikat.

Acara penyematan badge tersebut berlangsung dalam suatu upacara yang digelar pada Jumat 8 Jauari 2021 di depan Crew Room Skadron Udara 1.

Danlanud Supadio mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Mayor Pnb Mohammad “Orion” Syaifudin dan Mayor Pnb Dedi “Kingbee” Andres Saputra yang telah berhasil mencapai 2000 jam terbang.

“Pencapaian 2000 jam terbang, bagi seorang penerbang tempur merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan patut untuk disyukuri bersama karena merupakan cerminan bahwa yang bersangkutan telah melaksanakan tugas secara profesional,” terang Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntaknud.

Pada kesempatan ini pula, Danlanud Supadio mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan segenap personel Skadron Udara 1 maupun dukungan yang diberikan seluruh jajaran Lanud Supadio dalam menerapkan budaya safety atau keselamatan terbang dan kerja pada setiap penugasan.

“Kepada seluruh personel penerbang maupun ground crew serta para pendukung penerbangan dalam setiap melaksanakan tugas pengoperasian pesawat tetap berpedoman pada petunjuk dan prosedur yang telah ditetapkan. Faktor safety agar tetap diutamakan dan dicermati dengan seksama, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan dapat dihindari,” pungkas Danlanud Supadio.

Salah seorang penerbang yang meraih 2000 jam terbang, Mayor Pnb Mohammad Syaifudin pun mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. “Pencapaian 2000 jam terbang sangat berarti bagi seorang penerbang. Untuk itu, saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan adanya tradisi ini tentunya dapat memotivasi bagi lainnya,” kata Pamen alumni AAU 2004.

Hal senada juga disampaikan oleh Mayor Pnb Dedi Andres Saputra dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilannya dalam meraih 2000 jam terbang pada pesawat tempur Hawk 100/200.

Acara tradisi penyematan badge 2000 jam terbang turut dihadiri Komandan Wing 7 Kolonel Pnb Dedi Iskandar, para Kepala Dinas (Kadis), para Komandan Satuan (Dansat) dan segenap personel Skadron Udara 1.

Sharing

Satu pemikiran pada “Dua Penerbang Tempur Skadron Udara 1 Raih 2000 Jam Terbang”

  1. sebaiknya di kaji lagi deh…tentang jam terbang dengan kualifikasi antara sipil dan militer apa lagi penerbang pesawat tempur…disesuaikan dengan tantangan dalam skema latihan…jadi benar benar jam terbang tersebut mencerminkan kehandalan maupun kemahiran pilot…!!!

Tinggalkan komentar