Satgas Yonif 642 Terima 3 Senjata Api dari Warga Perbatasan

Sanggau-Kalbar, JakartaGreater     –    Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia sektor Barat kembali membuahkan hasil.

Satgas Yonif 642/Kapuas telah menerima penyerahan 3 pucuk senjata api jenis Lantak dari masyarakat pada  Sabtu 9 Januari 2021, di perbatasan, dirilis Situs TNI.

PHOTO 2021 01 09 20 40 17 e1610234518625

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, menjelaskan bahwa 3 pucuk senjata api tersebut diterima di Pos Pamtas yaitu :

  1. Pos Pamtas Camar Bulan menerima 1 pucuk dari seorang warga Dusun Camar Bulan bernama Darmawan yang berada di wilayah perbatasan sektor Kabupaten Sambas.
  2. Pos Pamtas Serangkang menerima 1 pucuk dari warga Dusun Serangkang Raya bernama Yanto.
  3. Pos Pamtas Entabang menerima 1 pucuk dari warga Dusun Entabang bernama Martin.

Dansatgas mengatakan bahwa hal itu terjadi karena personel Satgas terus menjalin hubungan yang baik bersama aparat lain, utamanya dengan masyarakat di perbatasan. “Sejauh ini, apresiasi masyarakat kepada kami sangat baik, ini merupakan hasil dari kegiatan komunikasi sosial yang telah kami laksanakan selama 3 bulan lebih melaksanakan tugas di perbatasan ini,” kata Letkol Inf Alim Mustofa.

PHOTO 2021 01 09 20 40 16 1 e1610234576447

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, untuk penyerahan 3 pucuk senjata api ini dilakukan secara sukarela dari masyarakat yang telah sadar bahwa menyimpan senjata api tidak diperbolehkan karena sudah diatur oleh undang-undang tentang penggunaan senjata api, sekali pun itu senjata rakitan, juga dapat membahayakan.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa menambahkan bahwa ke-3 pucuk senjata api yang diserahkan oleh warga tersebut kemudian diamankan di Pos Komando Taktis (Kotis) Entikong Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, untuk dilaksanakan pengamanan terhadap barang illegal dan dilaporkan kepada Komando Atas.

Leave a Comment