Pertahanan Udara Suriah Hadapi Serangan Israel

peluncuran rudal

Hama, Pasukan Pertahanan udara tentara Suriah pada hari Jumat pagi,22/1/2021 menghadapi agresi udara Israel dari arah wilayah Lebanon di sekitar Hama dan menembak jatuh sebagian besar rudal.

Seorang sumber militer mengatakan kepada SANA bahwa sekitar pukul 4:00 pagi di hari Jumat, Israel melancarkan agresi rudal udara dari arah kota Tripoli Lebanon terhadap beberapa sasaran.

Sumber itu menambahkan bahwa pertahanan udara menghadapi agresi dan menembak jatuh sebagian besar rudal musuh, dirilis SANA, 22/1/2021.

Israel telah melancarkan ratusan serangan udara ke Suriah dalam beberapa tahun terakhir ini untuk melawan penyebaran pasukan militer Iran atau pengiriman persenjataan untuk gerilyawan Hezbollah Lebanon yang juga disokong Iran.

Pihak militer Israel menolak berkomentar mengenai hal ini. Namun dalam pernyataan mereka sebelumnya, Israel menggambarkan penyerangan mereka terhadap Suriah sebagai suatu keharusan demi melindungi garda utara mereka dari Iran.

Israel klaim tembak jatuh drone

Tentara Israel mengatakan pada Jumat, 22/1/2021 mengatakan bahwa mereka telah menjatuhkan drone yang melintasi perbatasan dari Lebanon.

“Pesawat tak berawak itu dipantau oleh Pasukan Pertahanan Israel selama insiden itu,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Peristiwa ini terjadi di belakang episode lain dari eskalasi di wilayah tersebut pada hari sebelumnya, ketika media pemerintah Suriah melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Suriah menangkis serangan roket Israel di Hama, dirilis Sputniknews.com, 22/1/2021.

Lebanon dan Israel memiliki hubungan bilateral yang tegang, dengan Israel berulang kali melintasi perbatasan udara, laut dan darat negara tetangga dan menggunakan wilayah udara Lebanon untuk melancarkan serangan ke Suriah yang ditujukan pada target yang diduga dari gerakan Hizbullah yang berbasis di Beirut.

Selain itu, kedua negara memiliki klaim yang saling bersaing atas perairan teritorial dan zona ekonomi eksklusif.

Rusia Tak Mau Suriah Jadi wilayah Konflik

Sebelumnya, Rusia telah mengatakan menolak penggunaan Suriah sebagai arena konfrontasi antara Iran-Israel dan tidak ingin menggunakan tanah Suriah untuk melawan Israel, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

“Jadi, kolega Israel kami yang terkasih, jika Anda memiliki fakta bahwa negara Anda menghadapi ancaman dari wilayah Suriah, segera laporkan fakta tersebut dan kami akan mengambil setiap langkah untuk menetralkan ancaman tersebut,” tambah Lavrov, dirilis Alarabiya.net, 20/1/2021.

Komentar Lavrov muncul setelah Israel, dengan dukungan AS, melancarkan serangan terberat di situs Iran dan Suriah di timur laut Suriah Selasa lalu.

Pengamat dan pakar urusan internasional telah memantau pekerjaan Rusia sebagai mediator antara Suriah dan Israel dalam beberapa pekan terakhir. Sumber telah mengkonfirmasi bahwa tentara Israel telah memberi tahu Rusia tentang serangan udara di Suriah sebelumnya.

Lavrov mengatakan bahwa Rusia menolak wilayah Suriah digunakan sebagai zona pertempuran untuk menyelesaikan konflik regional.

Leave a Reply