Inggris Siapkan Drone Tempur Loyal Wingman Kecepatan Tinggi

JakartaGreater – Rencana pihak militer Inggris untuk memproduksi drone berkecepatan tinggi mendapatkan lampu hijau, setelah pemerintah Inggris menginvestasikan £ 30 juta ke dalam proyek yang menurut Kementerian Pertahanan, akan mendukung lebih dari 200 pekerjaan di Irlandia Utara.

Produksi pesawat tempur tanpa awak Royal Air Force, dijuluki “loyal wingman”, akan dimulai di Irlandia Utara, ungkap media Inggris melaporkan, mengutip Kementerian Pertahanan Inggris, dirilis Sputniknews.com, 25/2/2021.

Drone, yang dirancang untuk terbang dengan kecepatan tinggi bersama jet tempur, diharapkan dilengkapi dengan Rudal, pengawasan, dan teknologi peperangan elektronik.

Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, alutsista itu akan menjadi platform tak berawak pertama di Inggris dengan kemampuan menghantam pesawat musuh dan melawan Rudal permukaan-ke-udara.

“Ini adalah kemenangan besar bagi industri pertahanan Irlandia Utara dan akan menampilkan beberapa pekerjaan teknik paling perintis yang saat ini sedang dilakukan di Inggris,” kata Menteri Pertahanan Jeremy Quin seperti dikutip Sky News.

Program uji terbang skala penuh diharapkan dapat dikembangkan pada tahun 2023.

Wingman The Tempest

Inggris saat ini juga sedang mengerjakan pesawat tempur siluman generasi ke-6, The Tempest, yang melibatkan lebih dari 70 industri utama dan perwakilan Pemerintah dari seluruh Irlandia Utara terlibat dengan Team Tempest dan Royal Air Force untuk membantu mengembangkan teknologi pesawat tempur next generation Inggris.

Desain pesawat tempur generasi ke-6 Inggris, The Tempest. (@ Royal Air Force)

Pesawat tempur siluman generasi ke-6 The Tempest, diharapkan memiliki loyal wingman, yang sedang dikembangkan sebagai konsep Lightweight Affordable Novel Combat Aircraft (LANCA).

Menurut Kementerian Pertahanan, LANCA akan menawarkan “peningkatan perlindungan, kemampuan bertahan dan informasi untuk pesawat berawak – dan bahkan dapat menyediakan ‘armada’ udara tempur tak berawak di masa depan.” Sebuah proyek demonstrasi, yang disebut “Moquito” dan sebanding dengan program Skyborg Angkatan Udara AS, saat ini sedang dalam tahap evaluasi awal.

Tinggalkan komentar