Satgas Perbatasan RI, Yonif Para Raider 501/BY Gantikan Raider 400/BR

IMG 20210202 WA0010 e1612247343996

JakartaGreater – Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, memimpin Upacara pemberangkatan 450 prajurit Yonif Para Raider 501/BY Kostrad yang menjadi satuan tugas (Satgas) operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Mobile, selama 9 bulan di wilayah Intan Jaya, Papua.

Mereka bertugas menggantikan Yonif Raider 400/BR yang berakhir masa tugasnya.

IMG 20210202 WA0014 e1612247311427

Asops Panglima TNI pada Selasa 2-2-2021 di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur, mengatakan, dalam melaksanakan tugas operasi, tugas Pokok Yonif PR 501/BY adalah sebagai kekuatan penangkal setiap bentuk ancaman dalam operasi pengamanaan perbatasan RI-PNG dalam rangka menegakkan kedaulatan negara, melindungi keselamatan bangsa dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI di wilayah perbatasan.

IMG 20210202 WA0019 e1612247252438

Mayjen TNI Tiopan Aritonang menegaskan agar laksanakan tugas secara profesional dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dengan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku. Hindari pelanggaran HAM dengan mematuhui Rules of Engagement (ROE) yang berlaku.

“Saya tekankan agar evaluasi Satgas terdahulu dijadikan pelajaran penting untuk tidak terulang lagi kejadian yang merugikan TNI, ini perlu dipahami dengan baik terutama oleh unsur Komandan. Gunakan selalu pertimbangan utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Mayjen TNI Tiopan Aritonang, dirilis Puspen TNI.

IMG 20210202 WA0011 e1612247378200

Selain itu, Asops Panglima TNI mengatakan, perhatikan faktor geografi dan demografi daerah operasi yang memiliki medan dan suhu yang cukup ekstrim. Pertimbangan faktor ini harus menjadi perhatian khusus pada saat perencanaan operasi guna memastikan pencapaian tugas pokok serta mengeliminir kemungkinan buruk bisa terjadi.

“Jaga soliditas satuan, antar Satuan TNI dengan instansi lain serta senantiasa tingkatkan Interoperability dan koordinasi dengan satuan lain baik sesama Satuan TNI maupun dengan Polri dan instansi lain dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok satuan,” kata Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

IMG 20210202 WA0024 e1612247411131

“Lakukan kegiatan yang dapat memelihara kemampuan tempur dan jasmani, mengingat daerah operasi merupakan daerah epidemi malaria, maka segera lakukan evakuasi ke Rumah Sakit apabila terdapat anggota yang terkena malaria untuk mencegah kejadiaan yang lebih fatal. Tetap juga mempedomani Protokol Kesehatan dalam menghindari penularan Covid-19,” kata Asops Panglima TNI.

Asops Panglima TNI menekankan agar meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakinkan pada diri masing-masing bahwa tugas operasi yang sedang dilaksanakan ini adalah tugas mulia. Utamakan keselamatan dan keamanaan personel maupun materiil selama operasi tanpa mengorbankan pertimbangan taktis di lapangan.

“Awali dengan perencanaan dan persiapan yang matang, laporkan secara berjenjang dan berikan keputusan yang tepat dan cepat, serta hindari pelanggaran, jaga nama baik satuan dan TNI,” harap Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang.

Leave a Reply