Mengenal Destroyer Korea Selatan

-Belajar dari kasus cuaca buruk dalam evakuasi korban dan pesawat AirAsia QZ8501, Indonesia ternyata butuh kapal besar 5000 ton ke atas, sekelas Destroyer multirole-

Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, Korea Selatan
Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class (KDX-II), Korea Selatan

Pilihannya antara lain: Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, KDX-II yang dibangun oleh Hyundai Heavy Industries dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, sebagai kapal perang multirole dan ocean going warships untuk Angkatan Laut Korea Selatan.

Kapal perang ini dibangun untuk memperkuat pertahanan ROK Navy menghadapi ancaman militer Korea Utara. ADA 6 destroyer yang dibangun sebagai bagian dari project KDX-II, sebagai kapal perang klasifikasi true blue water, ocean going capabilities, yang tidak lagi mempersoalkan tingginya gelombang laut dalam operasinya.

Kasus pencarian AirAsia QZ8501 yang sering terkendala cuaca buruk dan ombak besar, menyadarkan kita bahwa Indonesia membutuhkan kapal besar ukuran 5000 hingga 8000 ton, yang tidak lagi mempersoalakan ombak besar dalam operasinya. Kapal Destroyer ini pun multi peran.

Peran Destroyer dalam operasi di cuaca yang buruk telah ditunjukkan dengan terang benderang oleh Destroyer USS Sampson. Dalam satu hari Destroyer USS Sampson beserta helikopternya dapat mengevakuasai 12 jenazah korban AirAsia QZ8501.

Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, Korea Selatan
Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, Korea Selatan

Spesifikasi KDX-II:

Misi :

  • Misi Tempur Anti-Udara (Anti-air warfare)
  • Misi Tempur Anti-Permukaan (Anti-surface warfare)
  • Misi Tempur Anti-Bawah Laut (Anti0submarinre warfare)
  • dapat melakukan serangan presisi terhadap target darat

Type :
Guided Missile Destroyer (DDG)
Korean Destroyer eXperimental II

Crew:
300 sailors

Performance :
Speeds: 29+ kts
Range: 5,000 nm @ 15 kts
Endurance: n/a days at sea

Persenjataan

Meriam:

  • 1x Bae Systems 5″/62 Caliber Mark 45 mod 4(127mm) main gun
  • 1x Thales Goalkeeper 30 mm CIWS

Misil:
Total 56 Vertical Launch System (VLS) Cell, berisi:

  • 32x Mk41 VLS berisi RAYTHEON RIM-66 SM-2MR Block III surface to air Missile
  • 24x Doosan K-VLS berisi Hyunmoo III Land attack Cruise Missiles dan/atau bisa diisi dengan K-ASROC Red Shark Torpedo
  • 1x Raytheon Mk49 mod 1 Guided Missile Launcher berisi 21x RIM-116 RAM Surface to Air Missile
  • 8x SSM-700K Hae Sung anti-ship Missiles

Torpedo:

  • 2x 324-mm Mm 32 triple torpedo launchers berisi K745 LW Blue Shark Torpedoes

Sensor, Elektronik, dan Perangkap (Decoy)

Combat Management and Information Systems:

  • Thales TACTICOS Combat Management System (CMS)
  • BAE Systems-Samsung KDCOM Combat Data System
  • BAE Systems WDS Mk 14
  • Samsung Thales Naval Shield Integrated Combat Management System

Radar dan ESM:

  • 1x Raytheon AN/SPS-49(V)5 2D Long Range Radar (LRR)
  • 1x MteQ SPS-95K search/navigation radar
  • 1x Thales MW08 G-band 3D target detection & tracking radar
  • 2x Thales STIR 2.4 Fire Control Radars
  • 2x Raytheon OT-134 missile target illuminators

Sonar:

  • 1x Atlas Elektronik DSQS-21BZ hull mounted sonar
  • 1x Daewoo towed linear passive sonar

Decoys/Counter measures/Jammers:

  • LIG Nex1 SLQ-200K Sonata EW suite and Jammers
  • 4x Mark 36 SRBOC decoy launchers (6rounds each)
  • 1x Daewoo towed torpedo decoy system

Communications:

  • Link 11, 16
  • SATCOM
  • LIG Nex1 & Huneed Technologies JTDLS (Joint Tactical Data Link System)
  • Thales AN 453/N Naval TACAN System

Displacement :
5,520 tonnes (full load)

Aviation :
Up to 2x Super Lynx Mk99 or SH-60 Seahawk

Dimensions :
Length: 150 m
Beam: 17.4 m
Maximum Draft: 9.5 m

Engines/Propulsion/Power:

Propulsion type: CODOG (Combined diesel or gas)
Gas turbines: 2x GE LM2500
Diesel engines: 2x MTU 20V956 TB92
2x Propeller Shafts

KDX-III Sejong the Great  :

KDX-III Sejong (depan) dan KDX-II diapit ole
KDX-III Sejong -DDG-991 (depan) dan KDX-II Chungmugong Yi Sun Shin (belakang) diapit oleh kapal perang AS

Setelah berhasil dengan proyek KDX-II Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, Korea Selatan meningkatkan kemampuan destroyer mereka dengan membangun KDX-III Sejong the Great (DDG 991), dengan kemampuan AEGIS, yang pembangunannya dimulai tahun 2007.

Jika KDX-II Destroyer Chungmugong Yi Sun Shin class, berbobot 5500 ton, maka kakaknya KDX-III Sejong the Great berbobot 8000 ton dengan persenjataan:

Armament:
  • 48-cell K-VLS

Sharing

Tinggalkan komentar