Apr 232018
 

dok. Frigate FNS Surcouf (F711). (Photo: Franck Dubey via commons.wikimedia.org)

Jakarta, Jakartagreater.com -­ Jakarta menjadi pelabuhan singgah 2 kapal perang Prancis FNS Dixmude (L9015) dan FNS Surcouf (F711), serta 1 kapal perang Inggris HMS Albion (L14 ) pada hari Minggu 22 April 2018 di Dermaga JICT II Tanjung Priok.

Kedatangan kapal-kapal perang tersebut disambut oleh Danlantamal III Jakarta yang diwakilkan kepada Dansatrol Lantamal III, Kolonel Laut (P) Salim, S.E, dengan didampingi perwakilan dari Kedutaan Prancis maupun Kedutaan Inggris.

FNS Dixmude merupakan kapal jenis Kapal untuk Serbuan Amphibi memiliki kemampuan berat 21.000 ton dapat mengangkut 16 sampai dengan 35 Helikopter, I batalyon Pasukan dan 70 kendaraan dilengkapi dengan persenjataan Rudal permukaan ke udara Sinbad, 22 mm breda maupun 12,7 mm browning.

FNS Surcouf merupakan kapal jenis La Fayette frigate memiliki kemampuan berat 3.600 ton, peralatan pernika dan decoy yang canggih, 8 louncher Excocet 40 MM, 100 mm TR automatic Gun, 8 Rudal Crotale CN 2 dan dapat mengangkut Helikopter jenis Panther atau NH90.

Sementara Kapal perang Inggris Albion merupakan kapal jenis transport Amphibi memiliki kemampuan berat 20.000 ton, dapat mengangkut 2 landing spot untuk heli kelas chinock, 67 kendaraan bersenjatakan Phalank, meriam laras ganda maupun senjata serba guna.

Dua kapal perang Prancis FNS Dixmude dan FNS Surcouf, serta satu kapal perang Inggris HMS Albion berlabuh Tanjung Priok, 22/4/2018.

“Tujuan Kapal Perang Prancis adalah akan mengikuti latihan Multinasional Komodo yang dilaksanakan oleh TNI AL, sedangkan kapal perang Inggris melaksanakan Port Visit sebagai pelabuhan singgah sebelum melanjutkan pelayaran ke Australia.

Inilah wujud dari Seaman Brotherhood dan Naval Diplomacy, disamping mempererat hubungan sesama angkatan laut seluruh dunia juga meningkatkan hubungan bilateral antar negara,” tutur Kolonel Laut (P) Salim.

Selama Singgah 3 hari sampai dengan tanggal 25 April 2018 di Jakarta, ketiga Kapal Perang tersebut akan melaksanakan rangkaian kegiatan Courtesy Call kepada pejabat TNI AL wilayah Jakarta maupun Walikota Jakarta, Olahraga bersama antara crew Kapal perang dan Anggota TNI AL, Fun Game, Diskusi Maritim dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, makan malam bersama dan akan dilaksanakan Passing Excercise saat Kapal-kapal perang tersebut meninggalkan pelabuhan.

Penyambutan oleh ketiga kapal perang tersebut disambut dengan tarian dan pengalungan bunga kepada masing-masing komandan Kapal. Kegiatan yang sangat bersahabat ini mendapat apresiasi dari Komandan dan Crew, serta perwakilan kedua negara tersebut.

“Port Visit ini menunjukkan bahwa Angkatan Laut merupakan salah satu intrumen diplomasi terdepan dalam politik luar negeri dan membuktikan bahwa memang benar dalam tataran operasional Naval Diplomacy adalah domain Angkatan Laut, namun tidak demikian dengan tataran kebijakan dan strategi merupakan tanggung jawab pemerintah,” tandas Kolonel Laut (P) Salim. (tnial.mil.id).

  11 Responses to “3 Kapal Perang Prancis dan Inggris Berlabuh di Tanjung Priok”

  1.  

    dua kapal ikut komodo satu kapal singgah untuk ngopi dulu

  2.  

    Kemaren sang Kolonel diwawancarai reporter TV One ttg kesanggupan, kemampuan dan keinginan TNI AL mengoperasikan kapal sejenis Dixmude beliau dgn semangat megatakan TNI AL siap dan mampu mengoperasikannya tinggal dana dan kesungguhan pemerintah untuk membelinya! Mantap ditunjukkan ruang Komando dan ruang2 lainnya!he3

  3.  

    nawarin fremm ya,,kalau boleh milih saya pilih dzp spt poling thn lalu hihihi

  4.  

    Kapal perang yg hebat klau kita punya 10 kaya ini alangkah luar biasanya indonesia tapiii ganti dlu fregath TNI yg lawas dengan yg baru dan punya deteren hebat setara destroyer.

  5.  

    hehehe …
    lebih baik bikin LPD di PAL dg 4 helipad ukuran caracal/super puma, kalo dipakai chinook bisa tampung 2 unit, bikin lift ke dek kedua jadikan hangar heli, semua heli musti sistem baling² lipat, dijamin LPD bisa angkut 16 unit setara caracal, dek heli musti kuat buat parkir leopard biar bisa bantu nimpukin pantai musuh.
    armamet LPD isi dg super rapid 70mm + 2 millennium gun + 2×4 vls aam setara aster 15/30, dek bawah hrs kuat nahan 20 mbt leopard + 500 marinir.
    kisaran harga tanpa heli sekitar 100 – 150 jt usd.

    •  

      Kalau di bawah dek helipad ada hangar, dek helipad mesti harus dinaikkan sekitar 5 meter lebih tinggi. Sama seperti Mistral dek helipadnya sangat tinggi.

      Lalu kalau minta ada 4 helipad untuk super puma maka :

      Panjang super puma hampir 17 meter, ditambah ruang kosong depan dan belakang masing2 4 meter, jadi 1 helikopter butuh panjang 4 + 17 + 4 = 25 meter.

      Panjang helipad 4 x 25 meter = 100 meter

      Panjang kapal LPD minimal 1,5 x panjang helipad = 1,5 x 100 = 150 meter

      Lebih bagus tambah sekitar 20 meter lagi biar agak mancung dikit.

      Jadi panjangnya 150 + 20 = 170 meter.

      Lift untuk menaikkan helikopter paling ideal ada di bagian belakang minimal 25 meter untuk super puma.

      Jadi di belakang harus ditambah 25 meter lagi.

      170 + 25 = 195

      Namun lift sepanjang 25 meter tak cukup panjang untuk menaikkan helikopter sebesar Chinook yang punya panjang 30,1 meter. Dan harus ada space untuk toleransi ruang sehingga panjang lift minimal 35 meter.

      Jadi 170 meter tidak ditambah 25 meter melainkan ditambah 35 meter.

      170 + 35 = 205

      Jadi panjang LPD yang dibutuhkan minimal adalah 205 meter.

      Daripada LPD sepanjang 205 meter mending LHD sepanjang 199 meter.

      •  

        bagus hitungannya bung PhD …
        sy ambil contoh LPD yg sdh ada dg 3 helipad + hangar, sy buat lift di dlm hangar tsb.
        ok setuju dek kedua tinggi nya di tambah khusus utk max super puma tapi bukan utk hangar chinook.
        PAL pernah rilis foto LPD dg 4 helipad … hahya rincian nya blm di rilis

      •  

        “Daripada LPD sepanjang 205 meter
        mending LHD sepanjang 199 meter.
        —————————————————-

        Berarti ngitungnya yg salah….xicixicixi
        LHD Mistral aja yg cuma 199 mtr sdh bisa dpt 6 helipad + 1 lift dan bisa dimuati Chinook. LHD Banjarmasin class aja yg muat 3 helipad + hanggar panjangnya cuma 125 mtr. PT. PAL mensiasatinya dng parkir heli secara posisi miring 45 derajat dr panjang kapal berjajar sehingga muat heli agak banyak, bukan dng tegak lurus searah panjang kapal.

        Marah tuh kalo dikoreksi….tuh kan marah ….mukanya merah…mata melotot….xicixicixi.

  6.  

    Kemarin itu ada rencana utk melarang kpl inggris & franc utk dtng ke indonesia, eh trnyata expor indonesia msh brgantung ke uni eropa yg bisa distop kapan saja

    Hahhaahaaaa

  7.  

    Ada berita nih kapal induk super modern china udah keluar hayo baca beritanya sanah

  8.  

    Tidak usah beli produk kapal Inggris nanti bocor dimana2, bisa2 mesin nya kebakaran, kalau niat nolong Inggris sih gpp, kasihaaan….

    😎