F-16 Masuk Alternatif Pengganti F-5 Tiger

F-16 Block 52
F-16 Block 52

Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Keamanan Asia dan Pasifik David B Shear mengaku siap dan bersemangat membicarakan pembelian Helikopter AH-64D Apache Longbow dan pesawat tempur F-16.

Dia mengatakan kemitraan pertahanan AS dan Indonesia sangat komprehensif. Kemitraan tersebut meliputi latihan gabungan, pelatihan, perdagangan pertahanan, peperangan dan pertemuan.

“Sebagian dari itu adalah bidang penjualan militer dan perlengkapan. Saya tidak tahu detil kesepakatan Apache dan F-16, tapi kami siap dan bersemangat membicarakan kesempatan itu,” ujar Shear dalam kunjungannya ke Indonesia, Jumat (23/1).

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pengadaan helikopter AH-64D Apache Longbow sudah masuk ke dalam rencana strategis (Renstra) II pada 2015-2019.

F-16 Block 52
F-16 Block 52

Jenderal Moeldoko juga menyinggung bakal terjadi pergantian pesawat F-5 Tiger milik TNI AU. Menurut dia, jet tempur buatan negeri Paman Sam itu sudah tidak layak pakai lantaran teknologinya sudah ketinggalan zaman.

Jenderal Moeldoko menyatakan terdapat tiga opsi sebagai pengganti F-5 Tiger, yaitu pesawat buatan Rusia, Swedia, dan AS. Dia menambahkan Sukhoi Su-35 menjadi pilihan pertama, Saab JAS 39 Gripen pilihan kedua, dan pesawat F-16 pilihan ketiga. (Republika.co.id)

 

Amerika Serikat sulit embargo militer Indonesia

 

JAS 39E Gripen dalam satu penerbangan. Bersama Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon (Airbus Military-konsorsium Eropa Barat), dan F 16 Fighting Falcon Block 60 asal AS, Gripen menjadi calon pengganti F-5E/F Tiger II armada Skuadron Udara 14 TNI AU. (wikipedia.org)
JAS 39E Gripen dalam satu penerbangan. Bersama Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon (Airbus Military-konsorsium Eropa Barat), dan F 16 Fighting Falcon Block 60 asal AS, Gripen menjadi calon pengganti F-5E/F Tiger II armada Skuadron Udara 14 TNI AU. (wikipedia.org)

mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon (Airbus Military-konsorsium Eropa Barat), dan F 16 Fighting Falcon Block 60 asal AS

Jakarta (ANTARA News) – Amerika Serikat siap memenuhi keperluan Indonesia akan peralatan perang, termasuk atas wacana penggantian satu skuadron F-5E/F Tiger II.

Staf Khusus Menteri Pertahanan AS untuk Kawasan Asia Pasifik, David B Shear, di Jakarta, Jumat, mengaku tidak mengerti secara detil mengenai rencana penggantian F-5E/F Tiger II itu.

Kendati demikian, dia mengatakan Amerika Serikat selalu siap dan berkeinginan membahas kesempatan kerja sama di masa depan pada bidang militer masa dengan Indonesia.Sebelumnya TNI berencana mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon (Airbus Military-konsorsium Eropa Barat), dan F 16 Fighting Falcon Block 60 asal AS.

Indonesia juga telah menerima lima dari 24 F-16 Fighting Falcon Block 25 hibah dari AS pada 2014.

Yang terkini, Pusat Penerbangan TNI AD akan diperkuat helikopter serang AH-64D Apache Longbow. 

Rencananya, sejumlah helikopter tersebut akan didatangkan pada 2018 hingga 2021 secara bertahap.

“Sulit bagi AS untuk melakukan embargo kepada Indonesia sebagai mitra yang amat kuat,” kata Shear .Shear melawat ke Indonesia selama empat hari sejak 20 Januari 2015 dan telah menemui beberapa pejabat pertahanan Indonesia, antara lain Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko (22/1) serta Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, Jumat ini.( antaranews)

Sharing

Tinggalkan komentar