Pesawat A400 RMAF Terbang Perdana

Airbus berhasil melakukan uji terbang perdana pesawat angkut militer A400M Royal Malaysia Air Force (RMAF). Pesawat lepas landas dari fasilitas perusahaan di Seville, Spanyol, dan mendarat setelah satu jam dan 30 menit, menandai tonggak penting dalam pengiriman ke pelanggan.

Malaysia memesan empat pesawat A4000M berikut pelatihan dan logistik dari Airbus dengan kontrak RM3.5 miliar ($ 1,1 miliar) pada bulan Desember 2005.

Pesawat ini akan melengkapi armada pesawat Hercules C-130 RMAF yang menua dan melipatgandakan kemampuan operasional dengan menyediakan airlift berat dan kemampuan pengisian bahan bakar udara-ke-udara.

Pesawat ini diharapkan diserahkan kepada RMAF akhir tahun ini dan akan dioperasikan oleh Skadron 22 RMAF.

Sementara itu, sejumlah pilot, insinyur pemeliharaan dan teknisi RMAF sedang menjalani pembelajaran di pusat pelatihan Airbus Defence, Spanyol.

Pesawat A400M RMAF (photo: Janes.com)
Pesawat A400M RMAF (photo: Janes.com)

Sebagai airlifter taktis dengan kemampuan strategis, A400M dapat dikonfigurasi untuk melakukan pengiriman kargo jarak jauh, transportasi pasukan, evakuasi medis, pengisian bahan bakar udara dan misi pengawasan elektronik.

Pesawat ini dapat membawa beban dua kali lebih besar dari pendahulunya untuk penerbangan antar benua jarak dengan kecepatan sebanding pesawat jet.

Didukung oleh empat mesin turboprop Europrop TP400-D6, pesawat juga bisa mendarat di landasan pendek atau landasan perintis siap dengan aksi militer atau kemanusiaan.

Selain Malaysia, A400M telah dipesan oleh angkatan udara Belgia, Perancis, Luksemburg, Jerman, Spanyol, Turki, dan Inggris. (James.com).

Sharing

Tinggalkan komentar