Potensi LSA dalam penyediaan Informasi Inderadja

Beberapa waktu lalu Pesawat LSA (LAPAN Survailance Aircraft) milik Pusat Teknologi Penerbangan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional diuji coba di wilayah Subang-Inderamayu. Berikut adalah foto-foto potensi LAPAN Surveillance Aircraft untuk mendukung penyediaan informasi penginderaan jauh skala rinci.

 

Informasi tentang Program Pengembangan LAPAN Light Surveillance Aircraft (LSA)

Program utama Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN adalah program pengembangan LSA (Light Surveillance Aircraft) yang mempunyai misi untuk memperkuat sistem pemantauan nasional, sekaligus memperkuat penguasaan teknologi pesawat terbang.

Indonesia yang begitu luas, sangat sangat memerlukan sistem pemantauan baik melalui sistem satelit maupun sistem pamantauan yang lebih impresif dengan menggunakan pesawat terbang yang mampu menghadirkan hasil pemantauan dengan resolusi tinggi dan pemantauan secara terus menerus dengan kemampuan terbang yang lama dan automatik.

Program LSA ini dilakukan dengan bekerjasama antara LAPAN, PT DI, ITB dan TU Berlin (Tech nical University Berlin). Saat ini, tengah dilakukan kegiatan desain konsep pesawat LSA di Lapan, yang selanjutnya akan diteruskan di TU Berlin oleh para engineer Lapan dengan supervisi dari para ahli di Jerman. Di tahap awal, LSA yang akan dibangun berbasiskan pesawat ringan Stemme S15 yang akan mengalami modifikasi didalam sistem surveillance nya. Sedangkan pada tahap selanjutnya, akan dirancang bangun sebuah LSA baru dengan spesifikasi long endurance dan long distance, hybrid electric power, Automatic take off Landing (ATOL) dan modular structure.

Untuk kepentingan yang lebih luas dengan jangkauan yang lebih luas pula, pesawat ringan (LSA) ini nantinya dapat dimodifikasi menjadi sebuah UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang mampu terbang hingga 24 jam non stop, untuk memantau titik-titik perbatasan (border monitoring system), pencurian ikan (Ilegal Fishing) maupun pengamanan dari pencurian hutan (illegal lodging). Diharapkan LSA dapat menjadi komplemen akuisisi data penginderaan jauh untuk berbagai keperluan.

Sumber : Lapan