Latihan Militer Great Prophet 9, Uji SLCM

Teheran – Garda Revolusi Iran mengumumkan telah menguji penembakan “senjata strategis baru”, Submarine launched cruise missile (SLCM) di hari terakhir latihan pertahanan angkatan laut dan udara skala besar. Iran mengatakan sistem yang canggih akan menjadi peran kunci dalam pertempuran di masa depan melawan Amerika Serikat.

Klaim unjuk kekuatan oleh Iran terjadi hanya beberapa minggu menjelang tenggat waktu untuk mencapai kesepakatan atas program nuklirnya dengan Amerika Serikat dan kekuatan dunia lainnya.

Iran mengumumkan tes pada hari terakhir latihan militer “Great Prophet 9.” Latihan dilakukan di dekat Selat Hormuz, sebuah jalur laut strategis di mana sekitar seperlima minyak dunia melintasinya.

Iran sering mengadakan latihan perang dan sering menampilkan kemajuan dalam persenjataan yang yang tidak dapat diverifikasi secara independen. Latihan terbaru ini, termasuk simulasi serangan ke sebuah kapal induk Amerika, dan tampaknya ditujukan untuk mengirim pesan bahwa Iran tidak berniat mundur dari AS dalam pembicaraan nuklir.

Kepala angkatan laut Garda Republik Iran, Laksamana Ali Fadavi mengatakan, senjata baru akan menjadi penting dalam setiap perang angkatan laut di masa mendatang melawan AS.

“Senjata baru akan memiliki peran yang sangat menentukan dalam menambah kekuatan angkatan laut kami menghadapi ancaman, khususnya Amerika Serikat,” katanya kepada situs sepahanews.com.

Dia tidak menjelaskan lebih rinci, meskipun TV negara tersebut menunjukkan video singkat rudal yang diluncurkan dari bawah air ke udara. Iran dikenal memiliki rudal-rudal canggih yang mampu menyerang hingga ke Israel dan pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah. (usnews.com).