Panglima TNI dan Sosial Media

Di tengah pekerjaannya yang sibuk, Panglima TNI Jenderal Moeldoko masih menyisihkan waktunya untuk berinteraksi di dunia sosial media. Melalui sosial media pula, Panglima TNI bisa mencermati dan menelaah pemikiran maupun harapan rakyat tentang TNI.

Mungkin kita pernah mendengar kisah musisi luar negeri yang tadinya begitu hebat dalam menciptakan lagu, namun setelah sukses, dia tidak lagi mampu menciptakan lagu yang indah dan bagus.

Musik yang bagus itu dia ciptakan ketika berada di perkampungan, berinteraksi dengan manusia dan alam sekitar. Setelah musisi itu sukses, pindahlah dia ke kota dan tinggal di gedung mewah. Apa yang terjadi ?. Dia tidak lagi bisa menciptakan lagu yang bagus, karena telah tercerabut dari akar budayanya.

Kira-kira begitu pula dengan TNI yang lahir tidak dibentuk oleh negara. Justru TNI dan rakyatlah yang membentuk negara. TNI akan mendapatkan jiwa yang sesungguhnya jika dia dekat dengan rakyat.

Di era modern seperti ini, selain kunjungan langsung, sosial media semacam twitter merupakan alat komunikasi langsung antara TNI dan rakyat. Dan untuk masuk ke dunia yang baru ini, seseorang harus memiliki mental yang kuat, karena orang bebas berbicara di new media ini. (JKGR).