Dubes Australia Bicara dengan Penasihat Suu Kyi yang Ditahan

Canberra, JakartaGreater   –   Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan pada Kamis, 11-2-2021 bahwa, perwakilan Australia untuk Myanmar telah berbicara dengan Sean Turnell, pakar ekonomi dan penasihat dari Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.

Profesor Turnell , pada Sabtu, 6-2-2021 menyatakan dirinya ditahan -dan menjadi penangkapan pertama warga negara asing sejak kudeta militer 1 Februari lalu yang menumbangkan pemerintahan Suu Kyi yang terpilih secara demokratis.

“Duta Besar Australia dan Profesor Turnell membicarakan tentang kesehatannya, keselamatannya, dan kondisi ia dalam penahanan,” kata Payne, dirilis Antara, 11-1-2021.

Profesor Turnell adalah seorang profesor ekonomi di Macquarie University, Sydney, dan telah menjadi penasihat bagi Suu Kyi untuk mengambil kebijakan ekonomi sejak beberapa tahun lalu. Sebelumnya Australia pada pekan ini telah menyerukan pembebasan Turnell dengan segera.

Secara terpisah pada hari Kamis, 11-2-2021, ajudan dekat Suu Kyi juga ditahan dalam gelombang baru penangkapan, menyusul kudeta militer pekan lalu, ungkap pejabat partai.

Merespons kudeta yang terjadi di Myanmar, Pemerintah Amerika Serikat siap menjatuhkan sanksi kepada junta di Myanmar.

Militer Myanmar pada 1 Februari 2021 mengumumkan keadaan darurat saat mereka melakukan penahanan terhadap Aung San Suu Kyi dan sejumlah pemimpin senior pemerintah Myanmar atas tuduhan kecurangan selama pemilihan umum tahun lalu.

*Foto: Aung San Suu Kyi. (@ Antara).

Sharing

Satu pemikiran pada “Dubes Australia Bicara dengan Penasihat Suu Kyi yang Ditahan”

Tinggalkan komentar