AS-Arab Saudi Bahas Pertahanan dan Soal Perang Yaman

JakartaGreater – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud membahas upaya diplomatik untuk mengakhiri perang di Yaman dan upaya untuk meningkatkan pertahanan Saudi, dalam sebuah percakapan telepon, Rabu, 10-2-2021.

Media pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Luar Negeri AS menyebut kedua pejabat juga membahas tentang perlunya menemukan solusi politik atas perang di Yaman.

Arab Saudi memimpin koalisi yang mengintervensi perang Yaman pada 2015, mendukung pasukan pemerintahan negara itu melawan kelompok Houthi, yang disokong Iran.

Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kini tengah berupaya melanjutkan kembali negosiasi perdamaian untuk mengakhiri perang di Yaman, yang disebut oleh lembaga itu telah menimbulkan krisis kemanusiaan terbesar di dunia.

Pada Rabu, kelompok Houthi menyatakan pihaknya melancarkan serangan pesawat nirawak di bandara Abha Arab Saudi, yang disebut oleh pihak koalisi Arab Saudi telah menyebabkan kebakaran pada sebuah pesawat sipil.

Menlu AS dan Arab Saudi juga “mendiskusikan upaya bersama untuk meningkatkan pertahanan Arab Saudi melawan serangan terhadap Kerajaan,” ujar Kementerian Pertahanan AS dalam sebuah pernyataan, dirilis Antara, Kamis, 11-2-2021.

Presiden AS Joe Biden pada pekan lalu mengangkat diplomat veteran, Tim Lenderking, sebagai utusan khusus AS untuk Yaman sebagai upaya meningkatkan diplomasi Amerika dalam menyudahi perang di Yaman.

Pemerintahan AS yang baru juga telah mengumumkan berakhirnya dukungan bagi operasi militer yang dipimpin Arab Saudi di Yaman.

*Foto : Senior Airman Massey, 77th Fighter Generation Squadron crew chief, performs a pre-flight inspection of an F-16C Fighting Falcon, Feb. 2, 2021, at King Faisal Air Base, Kingdom of Saudi Arabia. (U.S. Air Force photo by Staff Sgt. Katherine Walters).

Sharing

Tinggalkan komentar