Destroyer China Latihan dengan Rusia-AS di Pakistan

JakartaGreater – Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengerahkan destroyer terbaru type 052D dalam latihan militer bersama Rusia dan Amerika Serikat di Pakistan.

Kapal perang Destroyer China type 052D, tiba pada Kamis 11-2-2021 di perairan dekat Karachi, Pakistan, untuk berpartisipasi dalam latihan militer multinasional AMAN-21, ungkap laporan PLA, pada Jumat 12-2-2021, dirilis Antara.

Sebelumnya kapal perang jenis multi misi ini selesai menjalani misi pengawalan di Teluk Aden pada 31 Januari 2021. Latihan militer AMAN-21 dijadwalkan dalam 2 tahap, yakni di pelabuhan dan laut lepas.

Destroyer China 052D

Destroyer Type 052D adalah kapal perusak Luyang III class berpeluru kendali. Kapal perusak Type 052D merupakan varian yang lebih besar dari Type 052C, yang memiliki bobot 7500 ton dengan panjang 157 meter.

Destroyer China Tipe 052D menggunakan tipe tabung (canister), sistem peluncuran vertikal (VLS) dan memiliki radar active electronically scanned array (AESA) panel datar.

Kemampuan VLS yang baru ini tidak terbatas pada rudal permukaan-ke-udara, membuatnya menjadi kapal perusak multi-peran pertama China. Kapal perusak Type 052D dianggap sebagai kapal tempur paling tangguh yang dimiliki oleh Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat.

Perusak Tipe 052D dilengkapi berbagai macam senjata, termasuk meriam naval kaliber 130 mm, canon multilaras CIWS, 64 peluncur VLS untuk rudal anti-pesawat jarak jauh HHQ-9, rudal anti pesawat jarak dekat HQ-10, rudal jelajah YJ-18 atau YJ-83 dan rudal anti kapal selam CY-5, juga torpedo Yu-7.

Kapal ini menggunakan sejumlah teknologi mutakhir. Angkatan Laut mengatakan bahwa perusak Tipe 052D memiliki desain siluman dan dapat bertindak sebagai pengawal kuat bagi armada kapal induk China.

dok. Destroyer China Type 052D Xiamen. (Foto: Japanese Ministry of Defense)

Destroyer mampu melakukan misi serangan anti-kapal, anti-kapal selam dan anti serangan udara, dan telah digambarkan oleh beberapa pengamat Barat sebagai “pembunuh kapal”.

Perusak Type 052D seri pertama, CNS Kunming, bergabung dengan Angkatan Laut Tiongkok pada bulan Maret 2014. Angkatan Laut telah membangun setidaknya 17 Destroyer Type 052D dan 11 di antaranya sudah beroperasi, menurut pengamat militer yang mengikuti pengembangan senjata dari Angkatan Laut PLA.

Destroyer Kunming class Type 052D (sebutan NATO: Luyang III) adalah salah satu generasi terbaru Destroyer rudal berpemandu Angkatan Laut Cina. Kapal perusak dibangun dengan basic dari pendahulunya, Type 052C dan kemungkinan memiliki lambung yang sama.

Namun Destroyer China 052D menggabungkan banyak perbaikan pada desain serta sistem sensor dan persenjataannya. Kapal perang modern ini dianggap setara dengan kapal perusak AEGIS Amerika.

Exercise AMAN-21

Fase pelabuhan meliputi Konferensi Maritim Internasional, seminar, dialog, kunjungan kapal, dan demonstrasi penanggulangan terorisme. Sementara fase laut lepas terdiri dari praktik eksekusi rencana operasi dan finalisasi fase pelabuhan.

Latihan militer ini diikuti oleh 40-armada laut dari 40-an negara, termasuk Rusia, AS, dan negara-negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). China sudah 8 kali mengikuti latihan militer yang diprakarsai oleh Angkatan Laut Pakistan itu.

Latihan bersama China merupakan yang pertama kalinya bagi AS di bawah pemerintahan presiden baru Joe Biden. Pada November 2020, militer China dan AS telah melangsungkan seminar daring tentang bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Latihan di Pakistan itu juga menjadi momentum langka bagi Rusia karena harus bersama dengan negara-negara anggota NATO. AMAN-21 digelar di tengah meningkatnya tensi militer China dan AS di kawasan Laut China Selatan dan Selat Taiwan.

Indonesia juga berpartisipasi dalam latihan ini dengan mengirim KRI Bung Tomo-357 (KRI TOM-357) dengan melibatkan 100 Personel termasuk 9 Orang Kadet AAL.