Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba Berbenah

IMG 20210213 WA0000 1 e1613188317674

JakartaGreater – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau perkembangan pembangunan berbagai fasilitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, Sumatera Utara, pada Kamis dan Jumat, 12-2-2021.

Luhut berharap pembangunan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas dapat segera selesai dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

“Begitu banyak potensi wisata yang ada di Toba. Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam dan budaya, adat istiadat di sini mampu menjadi daya pikat luar biasa bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara,” ujar Luhut dalam keterangannya dikutip Antara, Sabtu 13-2-2021.

Peninjauan dilakukan ke Dermaga Porsea untuk melihat progres pembangunan galangan kapal dan memeriksa dua Bus Air yang akan segera beroperasi.

Luhut juga mengunjungi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Balige, yang merupakan sekolah dengan kejuruan pariwisata.

SMKN ini diharapkan mampu mencetak SDM lokal yang unggul dalam bidang pariwisata untuk mendukung dan pengembangan DPSP Danau Toba.

Luhut juga mengunjungi Dermaga Balige dan Desa Wisata Lintong Ni Huta untuk meninjau pembangunan toilet yang telah diselesaikan oleh Pertamina.

“Pembangunan ini dibantu oleh Pertamina. Menjadi hal yang penting untuk membangun fasilitas umum seperti ini supaya calon wisatawan merasa nyaman dan bersih,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut juga meninjau Pantai Bebas Parapat untuk melihat penataan kawasan atraksi wisata yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), kemudian kunjungan ke calon Creative Hub di Dolok Sipiak.

Tempat yang sudah dibangun sejak tahun 2018 itu akan menjadi tempat yang terintegrasi, sebagai tempat beraktivitas dan berkreasi bagi masyarakat setempat.

“Co-working space ini akan jadi pusat bagi UMKM berkumpul dan menjadi poros roda perputaran ekonomi setempat. Di sini kita juga memajukan budaya yang ada karena dapat dipergunakan pula sebagai tempat latihan kesenian masyarakat,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut juga meninjau pekerjaan rehabilitasi jalan di Pesanggrahan Soekarno serta menuju Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata sekaligus meninjau pembangunan yang ada.

Berlabuh di Pelabuhan Ambarita, rombongan Menko Luhut bergeser ke Huta Siallagan sebagai pusat budaya adat Batak Toba. Disambut oleh Raja Huta Siallagan dan Kepala Desa setempat, Luhut ingin proses rehabilitasi pusat budaya tersebut segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR.

Di proyek Tano Ponggol, Luhut Binsar Pandjaitan juga meninjau lokasi yang akan dibangun jembatan layang yang akan menyambungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera.

“Pembangunan jembatan di Tano Ponggol sudah berjalan lancar. Tinggal dijalankan dan akan selesai dalam waktu 17 bulan kerja sesuai dengan laporan Bupati Samosir yang sudah disampaikan ke saya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi usai meninjau secara detil Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba.

Leave a Reply