Militer Iran dan Rusia Latihan Gabungan di Samudera India

Angkatan Laut Iran dan Rusia pada Selasa, 16/2/2021 memulai latihan militer gabungan di Samudera India, ungkap laporan kantor berita pemerintah Iran.

Dalam latihan gabungan itu, Angkatan Laut dari dua negara akan melakukan simulasi serangan bajak laut terhadap kapal dagang.

Iran telah menggelar beberapa latihan militer di tengah upayanya mendorong Amerika Serikat kembali ke pakta nuklir 2015.

Laksamana Gholamreza Tahani, saat diwawancarai oleh televisi pemerintah, mengatakan Angkatan Laut akan terus berlatih siang dan malam.

Latihan militer itu juga mencakup “berbagai jenis formasi pertahanan yang menjadi salah satu pembelajaran penting dalam pelatihan, di antaranya membebaskan sebuah kapal dagang dari serangan bajak laut,” ungkap Laksamana Tahani, dikutip Reuters, dirilis Antara.

Rusia dan Iran pernah menggelar latihan gabungan serupa dengan China di Samudera India pada Desember 2019.

Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Muda Hossein Khanzadi pada Selasa mengatakan Angkatan Laut India akan bergabung dalam latihan di Samudera India tahun ini.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, yang resmi menjabat bulan lalu, mengatakan Washington akan bergabung dalam pakta nuklir jika Iran mematuhi isi kesepakatan. Pendahulu Biden, Donald Trump, pada 2018 mengeluarkan AS dari pakta nuklir 2015 dan kembali menjatuhkan sanksi untuk Iran.

Lewat perjanjian itu, Iran diwajibkan membatasi pengayaan uranium sebagai ganti atas pencabutan sanksi.

Iran menyampaikan pihaknya akan kembali tunduk pada isi perjanjian jika AS kembali bergabung dalam pakta nuklir.

dok. Corvette Stoiky Rusia. (Florstein (WikiPhotoSpace) – commons.wikimedia)

China dan India akan Bergabung

Kepala Angkatan Laut Iran mengumumkan pada hari Selasa, 16/2/2021 bahwa pasukan angkatan laut India direncanakan bergabung dengan Iran dan Rusia dalam latihan yang berlangsung di bagian utara Samudra Hindia.

“India memiliki salah satu angkatan laut yang kuat di kawasan itu,” tambah komandan Iran itu.

Khanzadi mencatat bahwa Angkatan Laut China, yang telah berpartisipasi dalam latihan bersama Iran dan Rusia edisi sebelumnya, telah mengumumkan bahwa mereka akan bergabung dengan latihan yang sedang berlangsung setelah perayaan Tahun Baru China, diriis Tasnimnews.com, 16/2/2021.

Tujuan umum dari latihan perang ini adalah untuk memastikan keamanan kolektif di wilayah tersebut dan keamanan berkelanjutan di wilayah utara Samudra Hindia, katanya.

Sebuah armada kapal militer Rusia, termasuk fregat Stoiky dan kapal tanker pengisian Kola, tiba di perairan tenggara Iran pada hari Selasa untuk mengambil bagian dalam latihan bersama.

Wakil Kepala Angkatan Darat Iran untuk Koordinasi Laksamana Muda Habibollah Sayyari mengatakan pada hari Minggu bahwa latihan bersama dengan kekuatan angkatan laut Rusia memiliki pesan yang jelas bahwa Angkatan Laut Iran telah mencapai tingkat kekuatan angkatan laut dunia dalam hal peralatan, kekuatan manusia, teknik dan taktik, komando dan kendali, serta sistem telekomunikasi modern.

*Foto: dok Corvette Stoikiy (545) Rusia. (@ Russia MoD)