Kasad : Tahun 2020 TNI AD Kehilangan 714 Prajurit dan PNS

JakartaGreater   –   TNI Angkatan Darat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AD untuk menyampaikan berbagai kebijakan strategis di tahun 2021 dalam upaya membangun TNI AD yang adaptif.

Rapim yang mengusung tema “Membangun TNI AD yang Adaptif”, dibuka oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada Selasa 23-2-2021 di lantai dasar Gedung E, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, dirilis Antara.

Kasad Jenderal Andika mengatakan, seluruh kebijakan strategis TNI AD dalam pelaksanaannya diselaraskan dengan situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Untuk itu penyampaian evaluasi program kerja dan anggaran TA.2020 maupun program kerja dan anggaran TA.2021 yang telah dilakukan refocusing dan realokasi belanja, disusun dengan menyesuaikan kondisi tersebut.

Dia menekankan kepada para pimpinan TNI AD yang hadir untuk menindaklanjuti semua kebijakan dan penekanan yang telah disampaikan.

Rapim TNI AD 2021 mengusung tema Membangun TNI AD yang Adaptif. (@ TNI AD)

“Itulah yang kami maksud dengan adaptif. Apa yang kurang, ya terus diperbaiki. Apa yang sudah bagus, pasti masih ada celah untuk ditingkatkan lagi,” ujar Kasad dalam siaran persnya. Kasad juga menyampaikan keprihatinannya atas meningkatnya jumlah kematian prajurit dan PNS TNI AD akibat sakit.

Tahun 2020 TNI AD Kehilangan 714 Prajurit dan PNS

Oleh karena itu, Kasad berharap para komandan satuan dapat terketuk hatinya dan berupaya mencari solusi mengatasi hal ini. Salah satunya dengan meningkatkan kepedulian atas kondisi fisik dan kesehatan anggotanya, serta menggalakkan olahraga di satuannya masing-masing.

“Tahun 2019 kemarin, kami kehilangan prajurit dan PNS TNI AD sebanyak 385 orang yang disebabkan oleh sakit. Tahun 2020 yang meninggal karena sakit meningkat menjadi 714 orang, hampir 2 kali lipat. Oleh karena itu, yang sudah kami lakukan 2 tahun terakhir, budaya olahraga setiap hari, lakukan!,” ujar Jenderal Andika.

Rapim TNI AD Tahun 2021 dihadiri 264 pejabat di lingkungan TNI AD baik secara langsung di Mabesad maupun melalui virtual dari wilayahnya masing-masing.

Adapun materi pembahasan pertama tentang evaluasi program kerja TNI AD tahun 2020 yang dibawakan oleh Irjenad Letjen TNI Benny Susianto dilanjutkan dengan paparan sesuai bidang masing-masing dari Irjenad dan para Asisten Kasad.

Hadir dalam kegiatan di Mabesad, di antaranya Koorsahli Kasad, Dankodiklat, Danpuspomad, Danpusterad, Kepala RSPAD GS serta Kaskostrad.

Sharing

Tinggalkan komentar