Rusia dan Iran Kecam Serangan Udara AS di Suriah

pesawat tempur f 15 amerika serikat di suriah

JakartaGreater – Pemerintah Rusia dan Iran mengecam serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat (AS) di Suriah pada Kamis, 25-2-2021.

“Kami mengutuk keras tindakan semacam itu dan menyerukan penghormatan tanpa syarat terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Suriah,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, Jumat, 26-2-2021, dirilis Antara.

Dalam keterangan lain, Kremlin menyebutkan bahwa pihaknya mengawasi situasi di Suriah secara ketat dan melakukan kontak yang terus berlanjut dengan otoritas Suriah, menyusul serangan AS tersebut.

Presiden AS Joe Biden memerintahkan militer melakukan serangan udara di wilayah timur Suriah terhadap fasilitas yang disebut oleh Pentagon dimiliki oleh para milisi sokongan Iran, sebagai respons atas serangan roket terhadap sejumlah target terkait AS di Irak.

Juru Bicara Pemerintah Rusia Dmitry Peskov, dalam sebuah konferensi media, menyebutkan bahwa dia tidak dapat menyatakan apakah AS telah memberitahukan rencananya di awal kepada Rusia atau tidak. Ia menambahkan bahwa kontak operasional dilakukan melalui pihak militer.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Suriah di hari yang sama, beberapa jam setelah peristiwa serangan udara AS tersebut terjadi.

“Kedua pihak menekankan tentang perlunya pihak Barat tunduk kepada aturan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Suriah,” ujar pemerintah Iran melalui situs resminya.

Akibat serangan itu, setidaknya satu orang kombatan tewas terbunuh dan empat lainnya mengalami luka-luka, menurut keterangan pimpinan milisi Irak.

*Foto: dok. F-15E Strike Eagle dalam operasi di Irak Utara dan Suriah. (@U.S. Air Force – Senior Airman Matthew Bruch).

1 thought on “Rusia dan Iran Kecam Serangan Udara AS di Suriah”

  1. Watak asli si amer memang begitu.
    Dengan alasan yg di buat buat untuk menhalakan segala cara memenuhi keinginannya.

    Polisi dunia……fak yu.heeerr

Leave a Reply