Mantan Pemain Bola AC Milan Junior Jadi Prajurit TNI AD

JakartaGreater   – Mantan pemain sepak bola AC Milan Junior Camp Italia tahun 2011 Falen Mariar bergabung menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) pada Penerimaan Bintara TNI (PK) Tahun 2021.

“Sebenarnya cita-cita saya kecil mau jadi tentara, karena melihat mereka sangat hebat,” kata Falen Mariar seperti dikutip dari akun youtube TNI AD, pada Kamis 4-3-2021. Falen Mariar menyatakan teman-temanya pemain sepak bola sebagian besar sudah menjadi anggota TNI PK 26 dan 27 lalu.

Falen Mariar berkeyakinan untuk penerimaan tahun 2021, harus lolos bergabung menjadi prajurit TNI. “Saat mendaftar, saya masukan rapor bola saya dan sertifikat bola saya. Akhirnya diterima menjadi Siswa Secaba Rindam Jaya,” ucap Falen Mariar, dirilis Antara, Kamis 4-3-2021.

Karier sepak bola pria kelahiran Manokwari, 5 Mei 1997 dimulai dari Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tahun 2010. Selanjutnya pada tahun 2011 mengikuti seleksi Milan Junior Camp Bali. “Seleksi itu untuk mencari 18 orang terbaik untuk ikut Milan Junior Camp Italia,” ucap Falen Mariar, pemain dengan posisi sayap kanan itu.

Falen Mariar bersaing dengan 1.500 kandidat se-Indonesia untuk mendapatkan tiket ke Italia. Walaupun dengan postur tubuh yang paling pendek, tetapi Falen Mariar mengungguli 500 saingannya sewaktu seleksi terakhir di Jakarta.

“Malam pembagian tiket untuk berangkat ke luar negeri, ayah saya meninggal. Tetapi pesan bapak, dengan sepak bola bisa membantu adik-adik yang masih kecil,” ucap Falen Mariar. Usai mengikuti Milan Junior Camp Italia 2011, Falen Mariar bergabung dalam Pertamina Soccer School 2012. Hampir 3 tahun Falen Mariar di Jakarta untuk memperkuat tim sepak bola tersebut.

“Tahun 2016 saya mundur, karena panggilan ibu dari Manokwari. Adik-adik masih kecil untuk bekerja, padahal saya saya berjanji untuk menjadi tulang punggung keluarga,” kata Falen Mariar. Saat PK TNI Tahun 2021 dibuka, Falen Mariar menguatkan diri untuk bergabung menjadi prajurit TNI.

Falen Mariar bahkan meminta uang dari ibundanya untuk mengurus berkas masuk tentara. “Saat itu ibu ragu, karena kalau pendidikan tugas dan tanggung jawab harus dijalani bertahun-tahun,” ucap Falen Mariarpula.

Namun, Falen Mariar  memberikan keyakinan kepada ibundanya, dengan bergabung menjadi prajurit TNI, dapat membanggakan orang tua serta memperbaiki ekonomi keluarga.

“Saya bilang ke ibu, tinggal bantu dukungan dengan doa,” ujar Falen Mariar. Setelah dinyatakan lolos menjadi prajurit TNI, harapan Falen Mariar dapat memperkuat tim sepak bola TNI yang akan datang.