Pembaretan 300 Prajurit Korps Marinir

JakartaGreater – Sebanyak 300 prajurit Tamtama Remaja Korps Marinir Angkatan XL/I Tahun 2021 mengikuti Upacara Pembaretan di Pantai Baruna Kondang Iwak Malang Selatan, Jawa Timur, Selasa, 9-3-2021, dirilis Pen Koarmada II.

Tradisi pembaretan ini dilakukan setelah para prajurit dinyatakan berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan dasar kemiliteran dan juga menyelesaikan pendidikan kejuruan Korps Marinir selama 6 bulan lebih di Kodikmar Kodiklatal.

Selama mengikuti pendidikan kejuruan korps Marinir, para Prajurit Tamtama remaja dibekali dengan materi latihan menembak kualifikasi, tahap pendidikan komando (Dikko) di hutan Selogiri selama hampir 3 bulan, Latek KSIT, Latek Opsfib dan kursus Tamtama remaja di Puslatpurmar 4 Purboyo Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) selama satu bulan.

Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan ikut mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dalam upacara ini.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan baret ungu secara langsung kepada salah satu perwakilan prajurit Tamtama Remaja Korps Marinir Angkatan XL/I dan secara resmi menyatakan berhak mengenakan Baret Ungu kebanggaan Korps Marinir.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan :

  1. Upacara pembaretan yang kita saksikan pada Selasa pagi 9-3-2021, bukanlah sekedar rangkaian seremonial semata.
  2. Pembaretan prajurit remaja Korps Marinir adalah salah satu implementasi Binkorps Marinir dari aspek pembinaan tradisi kultural atau tradisi.
  3. Pembinaan tradisi ini menjunjung nilai-nilai luhur dalam bentuk pembinaan karakter, penanaman rasa kebanggaan, dan kehormatan diri serta kecintaan kepada korps.
  4. Dengan demikian, pembinaan personel merupakan salah satu pembuktian bahwa angkatan laut sangat serius dalam membangun kekuatan Matra Laut menjadi lebih professional, modern dan Tangguh.
  5. Untuk itu, agar dicamkan di dalam benak para prajurit remaja sekalian bahwa sebagai prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut, Pantang bagi kalian takut menghadapi badai, karena kalianlah yang akan menjadi badai bagi musuh-musuhmu.
  6. Tempa diri kalian hingga jiwa dan ragamu sekeras baja, berlatih dan berlatihlah terus tanpa lelah seperti pasir, yang selalu menyongsong kerasnya deburan ombak.