Keinginan Turki Akusisi Su-57, Mimpi Buruk bagi NATO

JakartaGreater   –  Ankara saat ini sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Udara setelah AS menolak menjual jet F-35 ke negara itu karena Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Meski demikian, opsi utama Turki sejauh ini adalah pembuatan jet tempur domestik TF-X.

Penjualan pesawat tempur generasi kelima Rusia Su-57 ke Turki tetap mungkin dilakukan setelah AS menolak untuk menjual jet F-35 ke Ankara, ujar outlet media online independen, 19fortyfive, dan menyebut skenario seperti itu “mimpi buruk NATO”, dirilis Sputniknews.com, 17-3-2021.

Outlet tersebut menunjukkan bahwa Turki saat ini sedang mengejar jalur pembuatan jet tempurnya sendiri, yang disebut TF-X. Namun, membeli jet dari negara yang berbeda dari AS, khususnya Rusia, tetap menjadi “tanggapan terbaik kedua” Turki terhadap keputusan Washington yang mendepak Turki dari program F-35 akibat pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Turki tidak mengesampingkan kemungkinan membeli jet tempur Su-35 dan Su-57 buatan Rusia, meskipun memprioritaskan pembuatan jet tempur generasi berikutnya sendiri yang dikembangkan di dalam negeri, ujar Menteri Perindustrian Turki, Mustafa Varank, kepada Sputniknews.com, 11-3-2021.

“Jika Rusia memiliki pesawat yang memenuhi kebutuhan kami saat ini, jika tidak ada kesulitan dalam memperkenalkannya ke sistem kami dan meluncurkannya, maka kami pasti dapat membelinya dari Rusia atau beberapa negara lain di Eropa. Pendekatan kami untuk masalah ini tidak kategoris. dan antagonis, “kata Mustafa Varank.

Selama kunjungannya ke Rusia pada 2019, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan minatnya pada jet Su-57, tetapi para pejabat Rusia mengatakan pada saat itu mereka belum siap untuk menjual pesawat tempur generasi kelima yang baru dikembangkan itu untuk dijual.

Situasi baru-baru ini berubah ketika juru bicara Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Militer dan Teknis, Valeria Reshetnikova, mengungkapkan bahwa Kremlin siap untuk merundingkan penjualan peralatan militer baru termasuk jet-jet tersebut. Dia menambahkan bahwa Moskow telah mengirim spesifikasi Su-57 ke Ankara dan sedang menunggu tanggapannya.

“Rusia sebelumnya mengindikasikan bahwa pihaknya siap untuk mempertimbangkan kemungkinan kerjasama di bawah program ini. Namun, kami belum menerima permintaan terkait dari Ankara sejauh ini,” kata pejabat Rusia itu.

Dengan tidak adanya F-35 Amerika, Turki mencari tempat lain sehingga dapat meningkatkan Angkatan Udara negara itu dan Su-57 Rusia, serta Su-35, adalah opsi “menarik” untuk Ankara, outlet media menunjukkan di artikelnya.

Pada saat yang sama, AS terus menekan Turki atas pembelian S-400. Tidak hanya Washington tidak berencana untuk mencabut larangan F-35, tetapi juga ingin menghukum Ankara lagi karena terus menggunakan sistem Rusia.

Tahun lalu, Kongres AS mengesahkan RUU otorisasi pertahanan, yang meminta Gedung Putih untuk memberlakukan sanksi tambahan terhadap Turki atas penolakannya untuk membuang S-400, seperti yang diminta Washington.

*Foto: Pesawat Tempur Su-57. (@ United Aircraft Corporation (UAC)

Satu pemikiran pada “Keinginan Turki Akusisi Su-57, Mimpi Buruk bagi NATO”

Tinggalkan komentar